Ingin Punya Punggung Seksi, Wanita Ini Malah Kehilangan 2 Kaki Dan Tangan

on 03 Julai 2014

img
ist.
Wanita bernama Apryl Michelle Brown sangat tidak menyukai bentuk punggungnya yang rata. Wanita yang berprofesi sebagai hair stylist itu selalu berpikir untuk membesarkan punggungnya. Ia sudah menabung sejak lama untuk merekonstruksi bentuk punggungnya agar lebih besar. 

Di 2004, penantiannya untuk mendapatkan punggung impian akhirnya tiba. Namun ia tidak mendapat hasil yang diinginkan, malahan kaki dan tangannya yang menjadi korban kerana harus dipotong. 

Kisah tragis Brown berawal ketika ia bertemu dengan customer di salonnya yang menawarkan suntik silikon untuk pembesaran punggung dengan harga yang murah. Wanita 46 tahun itu sangat tertarik dengan tawaran customer-nya tersebut tanpa mengetahui bahan apa yang terkandung dalam produk silikon tersebut. 

Brown menjalankan beberapa kali penyuntikan. Dikutip CNN, punggungnya disuntikkan dengan silikon ilegal. Seminggu setelahnya, ibu dua anak tersebut menjalankan suntikan kedua. Saat itu, ia sempat ragu, namun ia tetap menjalankan prosedur tersebut, namun berjanji pada dirinya sendiri bahwa ini yang terakhir kalinya ia melakukan suntik silikon. 

Beberapa tahun setelahnya, punggung Brown mulai keras dan berubah warna. Pada 2006, ia merasakan gatal di area yang disuntikan silikon, dan setahun setelahnya bahagian punggungnya terasa sakit. 

Keadaan Brown semakin parah, kulit di sekitar punggungnya menjadi luka dan membusuk. Kulit di seluruh tubuhnya juga terasa sakit. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit dan dokter menemukan bahwa Brown mengalami infeksi yang sangat parah. Hingga, menyebar ke kaki dan tangannya. Jika anggota tubuhnya itu tidak dipotong, maka Brown boleh tewas. Akhirnya, dokter memotong kedua tangan dan kakinya, serta mengangkat punggungnya agar infeksi tidak semakin menyebar. 

Brown memperingatkan kepada seluruh wanita agar menyimak ceritanya tersebut sebagai sebuah peringatan. "Ketika kamu memikirkan hal pertama, pastikan kamu punya pandangan lainnya tentang pemikiran pertamamu dan cari tahu dulu. Dan jika masih ingin melakukannya, lakukanlah. Tapi jangan sampai Anda jadi buta dan berkata 'Ya Tuhan, aku tidak punya pemikiran bahwa prosedur sederhana seperti itu boleh membuat tubuh jadi tidak punya tangan, tidak punya kaki dan tidak punya punggung," jelasnya panjang lebar.

Ngeri betul



Bocah laki-laki berusia 18 bulan harus dilarikan ke rumah sakit di China. Hal tersebut terjadi setelah sebatang chopstick tertancap di otaknya.

Seperti diberitakan Mirror, Selasa (1/7/2014), kejadian mengerikan itu berawal saat anak kecil bernama Li Kaiyi, sedang bermain di rumah seorang teman di Yueyang, China. Kemudian anak malang itu terjatuh dan chopstick yang ada di depannya tertancap di langit-langit mulutnya. 

Benda yang sering dipakai untuk makan bagi orang China tersebut bersarang hampir 2 sentimeter (cm) dari otaknya.

Dokter yang melakukan operasi, Liu Jinfang, mengatakan bahawa chpstick itu berjarak 2 cm dari jaringan otak dan beruntungnya tidak melukai batang otak atau saraf utama.

Setelah operasi, keadaan Li semakin membaik dan saat ini sedang menjalani pemulihan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved