Bagaimana nasib pemandu ini ? Ngeri..

on 26 Mac 2014

v


v


v


v


v








bk-Kes ini berlaku di Afrika Selatan. Walau pun kemalangan teruk pemandunya Rooi Mahamuts terselamat tanpa kecederaan. Hebat Kuasa Allah SWT......

Dulu Di-bully kerana Gemuk, Kini Jadi Finalis Ratu Kecantikan

 Menjadi korban bullying kerana bertubuh gemuk sempat membuat Danni depresi. Ejekkan temannya itu belakangan memotivasinya mengubah gaya hidupnya yang tidak sihat. Kini Danni sukses menjelma menjadi model dan terdaftar sebagai finalis Miss England.

Dannie Anns atau akrab disapa Danni mengaku sejak kecil sudah bertubuh besar, lebih besar dari anak-anak-anak ada umumnya. Dia kemudian mulai mendapat bullying saat duduk di bangku sekolah menengah. Usianya ketika itu 11 tahun.

"Tiba-tiba saja berat badanku menjadi isu besar dan orang-orang mengomen betapa gemuknya aku. Aku sering mendapat bullying melalui pesan teks dan telepon. Mereka menyuruhku bergabung di klub orang gemuk dan aku dipanggil si gemuk atau si jelek di jam istirahat," cerita Danni seperti dikutip Mirror.

Bullying dari teman-teman di sekolah itu dirasakannya selama bertahun-tahun dan membuatnya depresi. Dia kerap menangis saat menerima hinaan dari mereka. Untuk mengatasi perasaan sedihnya itu, dia bukannya berusaha menurunkan berat badan, tapi malah melarikan diri ke makanan. Dia makan burger, kentang, cokelat dan keripik yang jadi favoritnya.

Danni semakin sering melarikan diri pada makanan setelah dia kehilangan keluarganya. Adiknya meninggal karenaasma pada 1998. Ibunya kemudian meninggal pada tahun 2000 dan saudara laki-lakinya dipanggil Yang Maha Kuasa pada 2006.

"Kehilangan semua orang yang penting dalam hidup, membuatku berpikir, kegemukan bukan lagi masalah besar buatku. Aku pun jadi terus makan semua yang aku inginkan. Yang aku pahami, hidup ini terlalu singkat. Aku pun jadi tidak mempedulikan penampilan fisikku," kata wanita yang kini berusia 25 tahun itu seperti dikutip Mirror. Saat terpuruk dalam kesedihan dan terus-menerus makan, berat Danni mencapai 78 kg.

Ketika berat badannya terus melonjak, pada 2008, Danni memeriksakan diri ke dokter karena sering merasa nyeri pada perutnya. Dari pemeriksaan menurut dokter, rasa sakit tersebut karena dia sering mengonsumsi junk food. Dokter pun menyarankan dia untuk makan sehat dan olahraga.

"Aku emosi. Beraninya dia menyuruhku menurunkan berat badan. Aku benar-benar menolak dan tidak mau percaya pada dokter," ujar Danni.

Beberapa tahun berlalu, Danni masih tidak mempedulikan berat badannya. Bobotnya terus bertambah hingga mencapai 84 kg. Dia merasa tubuhnya terlalu besar ketika harus membeli celana dengan ukuran lebih besar dari 18 menjadi 20.

Danni pun akhirnya tersadar. Dengan saran dokter, bertambahnya ukuran baju dan bullying yang didapatnya dari teman-teman sekolahnya dulu, dia merasa sudah waktunya melakukan sesuatu. Dia pun mencoba hidup lebih sehat dan minta bantuan pusat pelangsingan.

Dengan bantuan pusat pelangsingan itu dia berhasil berhenti makan makanan favoritnya dan makan lebih sehat. Ketika itu dia berhasil menurunkan 6 kg beratnya. Dia kemudian bergabung ke pusat kebugaran.

"Tidak lama aku jadi suka olahraga. Aku bisa olahraga lima kali dalam seminggu dan berlari setiap hari. Aku juga berusaha tidak makan makanan yang bisa mengatasi stres saat aku merasa mengalami hari yang buruk," kata wanita yang bekerja sebagai akuntan itu.

Hanya dalam waktu enam bulan setelah mengubah gaya hidupnya, Danni sukses mencapai targetnya. Berat badannya kini 59 kg dan memakai ukuran 8 untuk baju.

Dengan tubuh yang sudah langsing, kepercayaan diri Danni bertambah. Dia pun mendaftarkan diri mengikuti kontes kecantikan lokal yaitu Miss Oxfordshire. Dia berhasil keluar sebagai runner-up dan mendapatkan gelar Miss Popularity. Kontes tersebut juga membuatnya berhasil masuk sebagai finalis Miss England. Namun belakangan dia harus mengundurkan diri karena sakit.

Danni mengaku bangga dengan perubahan hidupnya. "Sangat menyenangkan karena aku bisa menunjukkan pada mereka yang melakukan bullying, bahwa aku sudah berubah. Aku meraih hal yang lebih besar ketimbang beberapa dari mereka," katanya.

Bintang Reality TV Ini Wajahnya Mirip Tupai Setelah Dikhabarkan Suntik Botoks

Lauren Goodger, wanita yang terkenal di Inggris lmelalui reality show-nya yang berjudul 'The Only Way Is Essex' itu sedang menjadi bahan pembicaraan. Lauren banyak mendapat kritikan soal penampilan wajahnya yang bengkak pasca digosipkan melakukan botoks. 

Bibir Lauren pun tampak lebih tebal, diduga ia juga melakukan injeksi filler di bibirnya. Tidak terima dituduh seperti itu, Lauren segera membantahnya. Wanita 28 tahun itu mengaku hanya melakukan perawatan laser.

"Saat aku berada di LA, aku melakukan prosedur CO2 di wajahku. Perawatan tersebut membuat wajah terbakar di lapisan kulit paling atas, dengan begitu kulit baru akan muncul dan kulit jadi lebih lembut, kencang dan penampilan yang muda," ujar Lauren kepada majalah New, seperti dilansir dari Daily Mail. 

Wanita berambut coklat terang itu mengaku, wajahnya memang lebih bengkak setelah melakukan prosedur di sekitar mata dan bibirnya. Lauren mengatakan, efek tersebut juga menganggunya karena membuat wajahnya seperti tupai. 

"Aku melakukan prosedur di sekitar mata dan bibir untuk meningkatkan kolagen alami dan dokter mengatakan wajahku akan bengkak selama dua minggu. Aku seperti tupai ketika aku mininggalkan klinik, tapi itu tidak akan lama," jelas Lauren. Dan dengan tegas Lauren menambahkan, "bertentangan dengan beberapa klaim, aku tidak menggunakan botoks." 

Meski mencoba membantah, namun seorang sumber mengatahui kedatangan Lauren ke Los Angeles baru-baru ini untuk melakukan botoks dan perawatan kecantikan lainnya. Sumber yang bisa dipercaya itu menambahkan, ketertarikan Lauren dengan prosedur kecantikan karena ia ingin memiliki penampilan seperti bintang Hollywood. Sebelumnya, Lauren telah melakukan operasi hidung dan pembesaran payudara. 

"Lauren ingin seperti selebriti Hollywood dan ingin menjadi bintang besar. Dia benar-benar terobsesi dengan penampilannya, namun banyak temannya yang khawatir dengan apa yang telah dilakukannya," ujar sumber.

Model 12 Tahun yang Jadi Cover Majalah Fashion Dewasa

Boleh dikatakan, Thylane Blondeau adalah model termuda yang pernah menghiasi sampul majalah fashion orang dewasa, Jalouse dan menjadi model utama di halaman mode Vogue Paris. Di usianya yang ke-12, iapun disebut-sebut sebagai Kate Moss berikutnya.

Semua berawal saat tiga tahun yang lalu, ketika majalah Vogue Paris edisi Januari 2011 menggunakan model anak perempuan berusia 10 tahun sebagai model di halaman mode perhiasan. Seketika para orangtua dan dunia fashion mengangkat perdebatan hangat, dimana anak menjadi objek seks.

Di halaman mode tersebut, ia didandani dengan riasan wajah tebal glamour khas wanita dewasa, lengkap dengan gaun-gaun dan perhiasan mahal bertaburkan berlian dan permata. Sejak saat itu, ia dipilih juga menjadi model kampanye iklan Lacoste dan berjalan di peragaan Jean Paul Gaultier.

Baru-baru ini, majalah fashion dewasa dari Prancis, Jalouse pun berusaha membuat sensasi dengan menjadikan Thylane sebagai sampulnya. Di edisi April 2014 tersebut, ia kini berusia 12 tahun dan wajahnya sudah terlihat seperti model remaja.

Mengenakan sweater rajut dan rambutnya dikuncir kuda, ia menatap nanar ke kamera dengan headline bertuliskan #Born 2001 Thylane La Nouvelle Kate Moss, yang berarti Thylane lahir 2001, Kate Moss terbaru.

Veronika Loubry, ibu dari Thylane kebetulan berprofesi sebagai presenter TV dan aktris, menganggap hal tersebut biasa saja. Ia sendiri mengaku dulu, di usia empat tahun, ia sudah berjalan di peragaan Jean Paul Gaultier dan di umur 15 tahun pernah menjadi model majalah Elle Prancis. 

Cuba teka salah seorang daripada mereka adalah seorang nenek kepada dua wanita yang lain….mana satu orangnya?



Cuba teka salah seorang daripada mereka adalah seorang nenek kepada dua wanita yang lain….mana satu orangnya

V



V




V




V

 Kazuko Inoue berusia 42 tahun dan mempunyai anak perempuan pertamanya pada umur 19 tahun. Beliau memenangi anugerah “Kansai Bimajo”  tahun lepas dan kelihatan muda seperti biasa! Selain itu, kedua-dua anak perempuannya juga berkahwin pada usia muda.






Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved