Wanita Ini Ciptakan Parfume Terbuat dari Peluhnya Sendiri

on 01 Julai 2014

img
Dok. Webstite Martynka
 Mahukah Anda memakai parfum yang terbuat dari keringat atau peluh orang lain? Bolehjadi banyak yang menganggap hal itu mustahil dan menjijikan. Namun seniman wanita asal New York, Amerika Syarikat ini mungkin saja boleh mengubah pandangan itu.

Seorang artis Martynka Wawrzyniak melancarkan produk bernama Eau de M, sebuah parfume yang diciptakan menggunakan elemen-elemen penghasil aroma yang berasal dari tubuhnya sendiri. Selain ekstrak keringat, ia juga memasukkan air mata dan rambut dalam parfumenya tersebut.

Terkesan menjijikan, namun parfume unik ini telah menarik perhatian majalah sekelas Harper's Bazaar Amerika. Eau de M dimunculkan dalam Harper's Bazaar edisi Mei 2014 dan majalah fashion bergengsi itu menyebutnya sebagai wewangian yang 'unik dan adiktif, juga basah, manis dan sensual seperti hari di musim panas yang lembab.'

Seperti produknya, proses pembuatan parfumenya juga unik. Keringat Martynka diproduksi dengan mengenakan T-shirt yang sama saat tidur selama lima malam berturut-turut. Ia juga memakai T-shirt tersebut saat melakukan Bikram yoga lalu menaruhnya di dalam toples yang sudah disterilkan.

Sedangkan untuk 'menampung' air matanya, mantan model ini menonton banyak film dan kartun yang mengingatkannya akan masa-masa kelam saat ia masih kecil dan tinggal di Poland. Untuk mewujudkan aroma tubuhnya menjadi parfume, Martynka bekerjasama dengan para mahasiswa jurusan kimia di Hunter College Chemistry (HCC), dibawah pengawasan Professor Donna McGregor.

Seperti dikutip dari situs resminya, Martynka, seniman wanita ini menjelaskan bahawa tim dari HCC telah melakukan sejumlah eksperimen untuk mengekstraksi aroma dari tubuhnya. Mereka menggunakan pakaian yang terbuat dari 100 peratus cotton kerana daya serapnya sangat baik. Lalu T-shirt tersebut dicuci dengan ethanol dan dibiarkan menguap. Bakteri di dalam keringat membantu memperkuat aroma tubuh Martynka. 

Setelah aroma tubuhnya terekstraksi, Martynka lalu meminta bantuan perfumer ternama Yann vasnier dan Dawn Goldworm, Scent Director dari 12.29, sebuah perusahaan produsen parfum mewah. Mereka berkolaborasi mengubah ekstrak aroma tubuh menjadi wewangian yang cukup pantas dijual dan dikenakan manusia.

Eau de M diproduksi secara terbatas dan dikemas dalam botol berukuran 250 ml. Desain botolnya pun cukup unik, berbentuk seperti tetesan air mata. Sayangnya di dalam website-nya tidak dicantumkan harga dan hanya ada alamat serta email-nya saja.
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved