Psikologi Cantik Ini Menyembuhkan Pesakitnya Dengan Terapi Telanjang

on 11 Jun 2014

Sarah White, seorang psikologi mempunyai cara yang tak lazim untuk mengetahui isi hati dan masalah-masalah yang sedang dialami oleh pesakitnya. Dia melakukan Naked therapy atau Terapi Telanjang bagi pelanggannya. Ia menanggalkan seluruh pakaiannya ketika melakukan sesi tanya jawab dengan pesakitnya.

Uniknya, Sarah yang membukaa tempat terapi di New York, Amerika Syarikat ini tidak langsung menanggalkan semua pakaiannya, tetapi dia menanggalkannya satu per satu mulai dari blazer, kemeja, celana, dan tentu saja, pakaian dalamnya. Maka tak hairan apabila kebanyakan pelanggannya adalah laki-laki.

Sarah yakin terapi ini dapat membawa pesakitnya ke alam bawah sadar sampai akhirnya pesakitnya membuka hati dan pikirannya serta menceritakan seluruh masalahnya. “saya menggunakan gairah yang kuat yang membuat saya dapat mengendalikan situasi terapi. Dan sesi terapi pun menjadi lebih menyenangkan bagi pesakit”, kata Sarah.



Untuk sesi pertama kali terapi, Sarah tarif US$ 150. Biasanya konsultasi pertama dilakukan melalui video chat, setelah itu melalui panggilan video melalui Skype. Dan untuk beberapa kes pesakitnya boleh bertemu dengannya secara langsung.

Sampai saat ini sarah telah mempunyai lebih dari ratusan pesakitdari berbagai latar belakang. Ada pelajar yang mempunyai masalah seksual, ada lelaki separuh baya yang mempunyai masalah dalam hubungan asmara dan ada pula pesakit perempuan.

Sharah White
Sarah memberikan therapy dengan telanjang 

“Terapi telanjang ini terbuka bagi siapapun. Tujuannya adalah agar para pasien saya tahu bahwa tidak ada yang saya tutup-tutupi, dan ini akan  mendorong mereka untuk lebih jujur”, demikian alasannya. Jadi, untuk pasien laki-laki terapi telanjang ini membuat mereka lebih terfokus dan berkata jujur. “(Sigmund) Freud menggunakan teknik free association, maka saya menggunakan teknik (terapi) telanjang”, tambahnya.

Kalau Anda tertarik, silahkan membuka websitenya untuk membuat perjanjian terlebih dahulu. Namun dia mengakui, terapi yang dilakukannya belum mendapat rekomendasi dari panelis kesehatan yang berwajib dan dia pun belum mendapatkan lesen rasmi sebagai therapyst, Namun dia mendapat dukungan dari kekasihnya, seraya mengatakan bahwa kedua orang tuanya belum tahu mengenai terapi tak lazim yang dilakukannya ini.

Seorang psikolog klinis, Diana Kirscher, tidak setuju dan tidak memberikan rekomendasi terapi telanjang yang dilakukan Sarah. “Ini bukan terapi tetapi ini adalah pornografi terselubung” ujarnya.
(NY Daily News, sarahwhitetherapyst.com)
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved