Wanita Ini Habiskan US$ 15 ribu untuk Terlihat Cantik Saat Foto Selfie

on 24 April 2014

img
dok. Instagram
Maraknya trend foto selfie membuat orang, terutama wanita berlumba-lumba untuk terlihat menarik di kamera. Meski banyak aplikasi yang dapat memberikan efek wajah lebih tirus dan bentuk hidung lebih mancung, namun aplikasi tersebut terkadang tetap tidak membuat mereka puas. Operasi plastik menjadi jalan pintas yang banyak ditempuh wanita. 

Triana Lavey, wanita asal Los Angeles merupakan salah satu wanita keranjingan operasi plastik kerana tidak puas dengan penampilan dirinya ketika berfoto selfie. Dua tahun lalu dia melakukan berbagai operasi plastik yang mengahabiskan biaya hingga US$ 15 ribu.

Wanita 38 tahun itu mengaku, dia benci melihat wajahnya di Facebook dan Instagram kerana dagunya yang kurang lancip. Ingin tampil lebih fotogenik seperti model, Lavey pun melakukan implan dagu dan cheek-defining fat graft atau mengambil lemak di bahagian tertentu dan di suntikkan di bahagian pipi untuk membuat wajah lebih kencang dan tidak kempot. Tidak sampai di situ, ia juga melakukan operasi hidung. 




"Kini aku memiliki wajah yang selalu aku idamkan. Aku seperti diriku dengan versi photoshop," ujar wanita berambut brunette itu dengan bangga, seperti dikutip dari ABC. 

Banyak orang yang mengatakan, operasi plastik memberikan efek 'kecanduan' dan membuat seseorang terus merasa tidak cantik dan ingin terus mempercantik. Selama ini, Lavey terus merawat wajahnya dengan botoks, fat graft dan operasi hidung untuk memperbaiki bentuk hidungnya. 

Senior manager di perusahaan public relations itu sadar bahwa operasi plastik merupakan keputusan paling ektrim yang pernah ia buat, meski begitu Lavey sangat puas dengan hasilnya. Menurutnya, operasi plastik tidak hanya meningkatkan egonya. Foto selfie yang baik kini sudah menjadi bisnis, dan semua orang boleh memanfaatkannya dengan mem-posting di Instagram, YouTube atau sosial media lainnya. 

"Bisnis saat ini berkembang cepat berkat internet. Foto selfie setiap hari boleh menjadi bentuk promosi diri," tambah Lavey. 
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved