Wartawan Ini Jadi 'Pengemis' Di Internet

on 10 Januari 2014

Menganggur dan membutuhkan wang untuk membayar sewa membuat jurnalis Craig D. Lindsey melakukan sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya: mengemis. Namun ia melakukannya di jagat maya.

Tak dinyana, hasilnya di luar dugaan. Dalam waktu singkat, ia meraup US$ 7.000. 

Semua bermula setelah ia dipecat dari surat khabar News & Observer pada 2011 lalu. Lindsey yang pernah memenangkan beberapa penghargaan menulis menemukan hidupnya kian sulit, karena tak segera mendapatkan pekerjaan baru. 

Ia makin kelimpungan ketika pemilik flat yang disewanya menagih uang bulanan. Rupanya sudah dua bulan ia menunggak. 

Di tengah keputusasaannya, ia memutuskan untuk meluncurkan kampanye menggalang dana di situs Indiegogo, situs khusus bagi para pencari dana. Ia terus terang mengaku membutuhkan uang US$ 900 untuk membayar sewa tempat tinggalnya. 

Tak dinyana, komentator media, Jim Romenesko, menengok kampanyenya. Ia kemudian menuliskan tweet tentang iklan Lindsay di akun Twitter-nya yang memiliki 87 ribu pengikut. 

Dalam waktu tiga jam setelah ia membuat permohonan online-nya , Lindsay kebanjiran derma. Permintaannya menyebar dengan cepat, dan setelah hanya 24 jam, ia mengumpulkan US$ 3.500.

Merasa sudah terlalu banyak, Lindsay menyatakan terima kasih untuk para donatur dan meminta mereka untuk menghentikan pengiriman uang. Namun, sesuai peraturan Indiegogo, kampanyenya akan terus berlangsung hingga Jumat, walau ia sudah menghasilkan lebih dari US$ 7.000 sampai hari ini. 

Melalui blog-nya, Lindsey berbagi beberapa pelajaran inspirasi yang ia dapatkan selama menjadi "pengemis" di jagat maya. "Saya telah belajar bahwa orang tidak mengerikan. Saya tidak bisa lagi  mengatakan dunia ini menyebalkan," tulisnya. 

Ia juga makin disadarkan tentang tugas manusia untuk membantu manusia lain. "Akhirnya, itu membuat saya menyadari bahwa saya harus lebih banyak memberi dan beramal juga," tulisnya.
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved