Tanda lahir paling brutal

on 07 Disember 2013

Beberapa anak yang baru lahir memiliki tanda lahir di tubuhnya. Matilda Callaghan, bocah dua tahun dari Leigh, Lancashire, Inggris, memiliki tanda lahir berbentuk polkadot di wajahnya serta sisi tubuhnya. Dan gangguan kesehatan yang dialaminya membuatnya berjuang untuk tetap hidup sejak ia dilahirkan.


Seperti dikutip Dailymail,  keadaan yang dialami Matilda membuatnya harus menjalani laser di wajahnya secara teratur untuk mengobati tanda lahirnya. Dokter mengatakan, Matilda mungkin memerlukan operasi laser selama 16 tahun agar tanda lahir memudar.

Laser yang harus dijalani Matilda tak menyurutkan semangat juangnya. Ia tetap bersemangat dan kerap memberikan senyumannya.

Ayahnya Paul (45) dan ibunya Rebecca (41) mengatakan, buah hatinya itu benar-benar luar biasa.

"Meskipun segala sesuatu yang sudah dia lalui, dia masih senang dan dia memiliki senyum untuk semua orang. Dia melakukannya dengan menakjubkan," kata Paul.


Ketika Orangtua Tahu 
Kedua orangtua Matilda tak pernah tahu ada yang salah dengan putrinya itu sebelum dilahirkan pada Oktober 2010. Bayi dengan bobot 2,3 kilogram (kg) lahir dengan sehat.

Saat hamil, Rebecca memang terbilang tidak mudah karena terlalu banyak cairan di kantung ketubannya. Kemudian dokter memutuskan mempercepat kelahiran si bayi.

Ketika lahir, di sisi wajah Matilda memiliki tanda warna ungu. Awalnya dokter mengira itu memar, tapi setengah jam kemudian dokter menyampaikan kabar buruk kalau itu tanda lahir.

Dua minggu kemudian, Matilda didiagnosa mengalami Sindrom Sturge Weber, yakni gangguan neurologis dan kulit yang langka. Kondisi tersebut bisa membuatnya kesulitan belajar, kelumpuhan, dan kejang.

Kondisi Matilda yang tak sehat membuatnya dipindahkan dari Wigan Hospital ke Alder Hey Children's Hospital di Liverpool. "Kami sangat bersemangat dengan kehadiran bayi kami, sekarang dalam hitungan jam kami tidak tahu apakah bisa melihatnya hidup," kata Paul.

Dua Lubang 
Saat usianya masih sehari, kekuatan Matilda juga harus diperhitungkan. Ia lahir dengan dua lubang di jantung yang membuatnya lebih sulit untuk tetap bertahan hidup.

Matilda berhasil bertahan pada operasi pertama. Dan pada saat berusia 2 bulan, ia harus ke ruan operasi untuk memperbaiki lubang di jantungnya.

"Kami sangat ketakutan ketika ia harus operasi - meskipun dia berusia dua bulan - dia masih tampak begitu kecil untuk menjalani operasi besar. Akhirnya dokter bedah datang untuk menemui kami dan memberitahu kami operasi berhasil."

Dokter juga mengatakan, tanda lahir Matilda boleh memudar dengan pengobatan selama 16 tahun. Dan Matilda baru-baru ini menjalani pengobatan laser. Namun, laser membuat wajahnya terlihat merah.

"Kami melihat orang-orang menatap Matilda ketika ia pergi ke luar, terutama setelah menjalani perawatan laser yang menyakitkan".

"Orang-orang bahkan menuduh kami membiarkan dia dekat radiator, yang membuat wajahnya menjadi merah."

Kondisi yang dialami Matilda ternyata juga membuat penglihatannya tidak baik kerana mengalami glaukoma, yang boleh menyebabkan kebutaan. "Para dokter tak bisa memberitahu kami apakah dia bisa melihat."

Kerana penglihatannya itu, Matilda tak bokeh berjalan. Untuk membantu mengatasinya, orangtua membelikannya bingkai untuk berjalan khusus sehingga ia bisa melangkah dengan alat itu.
Momen yang membahagiakan orangtua ketika Matilda pertama kalinya mengatakan `mummy`."Kami tahu seluruh hidupnya seperti sebuah perjuangan untuknya.

"Dia akan merayakan ulang tahunnya yang ketiga tahun ini dan itu akan menjadi perayaan untuk kami. Ketika ia lahir, kami tidak tahu apakah ia akan bertahan beberapa jam.
 
 "Tapi, dia membuktikan semua orang salah. Dia adalah seorang pejuang sejak datang ke bumi ini dan dia berjuang sejak saat itu. Ia keajaiban kecil kami, " katanya.
(Mel)





Penangan ‘burger ganja’

Atlanta: Seorang pekerja restoran makanan segera Wendy’s ditahan bulan lalu di Georgia kerana memasukkan ganja dalam burger keju yang dibuatnya, lapor media semalam.
Menurut polis Lovejoy, Amy Seiber, 32, ditangkap ketika bekerja pada 1 November lalu selepas pelanggan menghubungi talian kecemasan 911 mengadu menemui rokok ganja yang sudah separuh dihisap dalam burger kejunya.

Pelanggan itu kemudian bertemu dengan pegawai polis bertugas di lokasi restoran Wendy’s, tempat dia memesan makanan berkenaan.
Siasatan mendapati rokok ganja itu adalah milik Amy.

Menurut pegawai polis itu, Amy mengakui dia sedang menghisap ganja ketika bekerja dan tanpa sengaja meletakkannya dalam burger keju dipesan pelanggan.

Rokok ganja itu kemudian dijadikan bahan bukti sebelum Amy ditahan.
Dia turut dipecat daripada bekerja di restoran itu.

Pelanggan terbabit berkata, dia mengalami keracunan makanan selepas memakan burger keju itu hingga terpaksa dirawat di hospital.
Setakat ini, Wendy’s menawarkan untuk menanggung kos perubatan pelanggan terbabit, selain turut memberikan baucar makanan bernilai AS$50 (RM160). Wakil restoran berkenaan berkata, jelas sekali pekerja mereka melanggar peraturan dan tidak mematuhi proses penyediaan makanan yang betul.

“Kami minta maaf atas apa yang berlaku. Pihak kami akan membayar ganti rugi kepada pelanggan terbabit, termasuk membayar kos rawatannya di hospital,” kata jurucakap Wendy’s. - Agensi
sumber : mymetro

Sehelai kertas A4 RM2,500

London: Seorang bapa yang menabung selama setahun untuk menggembirakan anaknya dengan hadiah XBox One menyangka dia bertindak bijak apabila memesan set permainan video itu di laman sesawang eBay.
Bagi Peter Clatworthy, set XBox One versi terhad itu adalah antara hadiah bermakna untuk anaknya sempena Krismas nanti. Justeru dia membuat pesanan selepas membaca tawaran di eBay mengenai “XBox One Edisi Hari Pertama FIFA - Gambar Baru UK 2012.” Dia kemudian membuat bayaran bernilai £480 (RM2,537) walaupun lazimnya set berkenaan dijual pada harga hanya £430 (RM2,272).

Namun Clatworthy terkejut apabila pesanan itu tiba di rumahnya di Bilborough, Nottinghamshire kerana ia cuma sekeping kertas memaparkan gambar alat permainan berkenaan.
Di belakang kertas itu, penjualnya turut menulis pesanan: “Terima kasih atas pembelian anda.” Sebenarnya kekeliruan berkenaan bukan salah penjual, sebaliknya kecuaian Clatworthy sendiri kerana tidak membaca tawaran berkenaan dengan teliti. Menurut Clatworthy, dia sangat kecewa kerana diperdaya dengan cara itu.

“Saya menyimpan wang sedikit demi sedikit untuk membeli set berkenaan,” katanya.

Menurut Clatworthy, dia mahu menghadiahkan set XBox One itu kepada anaknya yang baru berusia empat tahun. “Ketika posmen memberikan sampul surat coklat, saya tertanya-tanya adakah dia menghantar ke alamat yang betul.
“Sebaik saja saya lihat sampul surat itu untuk saya, baru saya menyedari yang saya sudah tertipu. “Saya membuka sampul surat itu dan melihat ada sehelai kertas di dalamnya,” katanya.

Malah gambar itu sendiri bukan diambil penjual, sebaliknya dicuri dari imej yang ada dalam laman sesawang Google.
“Saya benar-benar terkejut tetapi hanya menyalahkan diri sendiri,” katanya. Ekoran kejadian itu, Clatworthy dibayar ganti rugi oleh eBay. - Agensi
sumber : mymetro

Azab 104 rotan

Kuala Lumpur: “Tangan dan kaki saya diikat, manakala kepala ditundukkan. Tidak lama kemudian sebatan pertama singgah di punggung.
“Ketika itu saya rasa seperti langit terbuka. Azabnya tidak terperi, hanya Allah yang tahu. Saya meraung, menjerit dan baru ingat Tuhan.” 
Itu kata seorang bekas banduan yang dikenali sebagai Botak Chop, 53, yang meringkuk dalam penjara selama lebih 26 tahun dan disebat dengan rotan sebanyak 104 kali secara berperingkat bermula 1992 hingga 1998. 

Dia yang pernah berkongsi kamar penjara dengan penjenayah kejam Botak Chin tersenarai dalam rekod Jabatan Penjara Malaysia sebagai antara banduan yang paling banyak menerima hukuman sebat.

Akibat 39 kesalahan jenayah samun bersenjata api pada 1973 dan 1974, Botak Chop dijatuhi hukuman penjara keseluruhan selama 196 tahun dan tiga bulan bermula 1974 namun dibebaskan pada 2000 selepas mendapat pengampunan.
sumber : mymetro

Gaya berpakaian yang tak patut ditiru


Penderita Kanker 'Berubat' Dengan Kambing Berkaki Dua

Kadang ubat itu tidak hanya datang dari dokter atau alternatif,oleh juga dicari dari dalam diri sendiri. Seperti lelaki penghidap kanser yang satu ini. Bukannya menjalani perawatan di rumah sakit, ia malah berkeliling China demi mendapatkan kambing berkaki dua.
Wang Xinmin menderita lymphoma. Namun alih-alih menghabiskan wangnya ke dokter, ia memilih untuk mencari kambing berkaki dua yang ia baca di sebuah surat khabar. Kambing berkaki dua ini diceritakan dalam surat khabar tersebut, lahir tanpa memiliki kedua kaki. Anak kambing itu belajar sendiri untuk berdiri di atas kedua kakinya.

(c) dailymail.co.uk
(c) dailymail.co.uk
Apa yang dialami oleh kambing tersebut membuat Wang Xinmin tergugah. Entah mengapa, ia merasa punya tanggung jawab untuk memelihara dan melindunginya. Dengan begitu, Wang Xinmin boleh merasa sehat. "Aku ingin membawanya sebagai simbol semangat dan jiwa yang kuat, dia adalah obat yang terbaik untukku," ujarnya.

(C) dailymail.co.uk
(C) dailymail.co.uk
Kambing berkaki dua ini memang memiliki kisah tersendiri. Agaknya, Wang Xinmin merasa senasib dengannya yang mengalami cobaan berat. Menurut petani yang menjual kambing tersebut, sang induk kambing adalah bibit unggul dan selalu memproduksi banyak susu kambing. Semua anaknya pun sehat, kecuali yang satu itu.
Dengan merawat kambing tersebut, Xinmin akan ingat bahwa ada yang sama-sama berjuang bersamanya. Hal yang baik dalam hidup memang bisa menjadi obat, meski bukan berbentuk obat. Misalnya kasih sayang, akan boleh membuat seseorang bertahan hidup lebih lama daripada yang kekurangan kasih sayang.

Ni promosi barang atau badan




Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved