Wanita Seksi Ini Rela Menetap Di Atas Pohon Selama 2 Tahun, Apa Jadinya?

on 02 November 2013

Aku meninggalkan sesuatu yang sangat berharga bagiku. Dia guru dan sahabat terbaikku," ucap Julia. "Meski aku meninggalkan pohon namun masih ada bagian diriku yang hanya dengan menutup mata maka aku sudah berada di batang pohon itu

Kadang saking cintanya seseorang terhadap suatu hal entah itu barang atau pekerjaan, mereka rela melakukan apapun untuk mendapat kenyamanannya. Dan hal inilah yang dilakukan oleh Julia Hill, seorang ahli lingkungan asal Amerika.

 Kerana besarnya cinta Julia terhadap lingkungan membuatnya rela menetap di sebuah pohon berusia 1500 tahun selama 738 hari. Dan itu semua dia lakukan demi menentang rencana deforestasi hutan Redwood di California Utara. Julia akhirnya memutuskan untuk tinggal di atas pohon kayu Redwood yang di beri nama Luna.

Tanpa bekal pengalaman apa-apa sebelumnya, Julia saggup bertahan selama 3 hari di atas pohon. Melihat usahanya sia-sia, dia pun kembali melanjutkan aksi gilanya itu hingga 738 hari, kurang lebih 2 tahun.

Setelah 2 tahun berlalu dan misinya berhasil, Julia pun baru menghentikan aksinya itu. Walaupun kembali ke darat dan hidup layaknya manusia normal adalah suatu hal yang membahagiakan, namun Julia mengatakan merasa berat untuk kembali ke kehidupan sosial.

"Aku meninggalkan sesuatu yang sangat berharga bagiku. Dia guru dan sahabat terbaikku," ucap Julia. "Meski aku meninggalkan pohon namun masih ada bagian diriku yang hanya dengan menutup mata maka aku sudah berada di batang pohon itu."

"Aku tidak tahu bagaimana hidupku setelah ini. Semuanya sudah banyak berubah," paparnya. "Ada banyak perasaan yang tertuang ketika aku kembali menginjakkan kaki ke bumi. Menakjubkan tapi sekaligus menyedihkan karena harus berpisah dengannya."
sumber: 

Terlalu Besar, Awek Ini Kecilkan Payudara dari Ukuran F Jadi D

 Bintang serial TV 'The Hills' Heidi Montag pernah menjalani 10 kali operasi plastik. Bukan hanya 'mengubah' wajahnya, wanita 27 tahun itu juga memperbesar payudaranya sampai mencapai ukuran F. 

Kini, wanita berambut blonde itu kembali memutuskan untuk operasi payudara. Bukan dibesarkan, namun Heidi memutuskan untuk mengecilkan ukuran asetnya tersebut menjadi ukuran D.

Selama beberapa tahun, Heidi mengalami keluhan karena bentuk payudaranya yang tidak sesuai dengan tubuhnya itu. Beberapa masalah dialaminya, salah satu yang mengganggu adalah lehernya yang menjadi sakit. 

"Aku menyesal melakukan implan. Dokter barunya mengatakan 'kamu seharusnya tidak diizinkan mendapatkan implan sebesar ini'" ujar Heidi. 

Seperti dikutip Radar Online, pengecilan payudaranya tersebut diliput oleh Entertainment Tonight. Pembawa acara Entertainment Tonight Brooke Anderson mengatakan, operasi ini berlangsung demi kesehatan istri dari bintang reality TV Spencer Pratt.

Jadi Model Baju Lelaki, Wanita Ini Dikira Gay Saat Jalan Bersama Suami

Di kehidupan sehari-hari, Elliott Sailors adalah seorang wanita yang sudah bersuami. Tapi di dunia fashion, wanita berambut pirang ini bertransformasi jadi model pria. Demi menjalani profesinya itu, Elliott pun memangkas rambut panjangnya jadi super pendek hingga benar-benar menyerupai lelaki. Bahkan saat jalan berdua di samping sang suami Adam Santos-Coy, mereka kerap dikira pasangan gay.

"Kadang orang lain melihat kami sebagai itu (gay), tapi kami tidak merasa terganggu selama mereka tidak berlaku buruk," tutur model berusia 31 tahun ini kepada Majalah Elle, seperti dikutip dari Daily Mail. 

Tidak merasa terganggu dilihat sebagai 'pasangan gay', Elliott pun tetap berdandan seperti pria meskipun tidak sedang bekerja. Seperti ketika model androginy ini hadir di sebuah premier film, ia tampil percaya diri mengenakan setelan hitam dan kemeja putih dan rambut ditata klimis. Sementara suaminya memakai jas dan celana abu-abu yang dipadankan dengan T-shirt hitam.

Orang bukannya tidak tahu kalau Elliott adalah seorang wanita. Namun anggapan 'miring' masih saja melekat pada Elliott dan sang suami. "Mereka pikir jika Adam bersama wanita seperti saya, maka dia pasti gay dan merahasiakannya. Orang banyak yang punya opini liar seperti ini," ujar model pemilik tinggi badan 183 cm ini.

Karir Elliott dimulai ketika ia mengikuti kontes kecantikan di Tucson, Arizona. Wanita yang memiliki fitur wajah tegas ini kemudian bergabung dengan agensi Ford Models dan ditempatkan di divisi model perempuan. Tapi pada Oktober 2012, ia memutuskan untuk memangkas rambut panjangnya, membebat dada dan mencoba jadi model untuk pakaian pria.

"Itu sebuah transisi yang natural. Kerana pada awal karierku, aku sering frust kerana menurutku aku terlihat terlalu maskulin. Aku memiliki rahang yang kuat, dahi lebar, alis tebal. Aku terlihat seperti lelaki yang memakai make-up," ucapnya.

Setelah malang melintang di industri modeling, akhirnya Elliott mantap bekerja sebagai 'lelaki'. Satu hal yang ia nikmati dari menjadi model untuk busana pria, orang-orang yang bekerja di lingkungan tersebut jauh lebih tegas dan langsung ke maksud sebenarnya. Sementara ketika ia menjadi model wanita, orang akan lebih hati-hati bicara kepadanya demi menghindari konflik

Lagi feyen pakaian pelik daripada seorang amoi






Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved