Penderita Kanker 'Berubat' Dengan Kambing Berkaki Dua

on 07 Disember 2013

Kadang ubat itu tidak hanya datang dari dokter atau alternatif,oleh juga dicari dari dalam diri sendiri. Seperti lelaki penghidap kanser yang satu ini. Bukannya menjalani perawatan di rumah sakit, ia malah berkeliling China demi mendapatkan kambing berkaki dua.
Wang Xinmin menderita lymphoma. Namun alih-alih menghabiskan wangnya ke dokter, ia memilih untuk mencari kambing berkaki dua yang ia baca di sebuah surat khabar. Kambing berkaki dua ini diceritakan dalam surat khabar tersebut, lahir tanpa memiliki kedua kaki. Anak kambing itu belajar sendiri untuk berdiri di atas kedua kakinya.

(c) dailymail.co.uk
(c) dailymail.co.uk
Apa yang dialami oleh kambing tersebut membuat Wang Xinmin tergugah. Entah mengapa, ia merasa punya tanggung jawab untuk memelihara dan melindunginya. Dengan begitu, Wang Xinmin boleh merasa sehat. "Aku ingin membawanya sebagai simbol semangat dan jiwa yang kuat, dia adalah obat yang terbaik untukku," ujarnya.

(C) dailymail.co.uk
(C) dailymail.co.uk
Kambing berkaki dua ini memang memiliki kisah tersendiri. Agaknya, Wang Xinmin merasa senasib dengannya yang mengalami cobaan berat. Menurut petani yang menjual kambing tersebut, sang induk kambing adalah bibit unggul dan selalu memproduksi banyak susu kambing. Semua anaknya pun sehat, kecuali yang satu itu.
Dengan merawat kambing tersebut, Xinmin akan ingat bahwa ada yang sama-sama berjuang bersamanya. Hal yang baik dalam hidup memang bisa menjadi obat, meski bukan berbentuk obat. Misalnya kasih sayang, akan boleh membuat seseorang bertahan hidup lebih lama daripada yang kekurangan kasih sayang.
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved