Suami Isteri Ini Sepakat Bertukar Kelamin

on 08 November 2013

Pada umumnya bagi pasangan suami isteri, kesetaraan saling diwujudkan dengan saling berbagi peranan misalnya sang suami ikut mencuci piring dan baju atau sang istri membetulkan genteng rumah atau membersihkan kendaraan.
Akan tetapi, bagi pasangan asal China ini, berbagi peranan seperti hal tersebut saja tidak cukup lalu keduanya secara kompak dan sepakat saling bertukar kelamin. Entah apa yang ada dalam pikiran pasangan suami istri ini hingga bisa mempunyai ide aneh dan gila tersebut. Pasangan yang baru menikah di kota Yongzhou, Provinsi Hunan, China ini telah merencanakan sesuatu yang agak ganjil bagi orang kebanyakan. Sang suami ingin operasi ganti kelamin menjadi perempuan, sebaliknya sang istri ingin dioperasi agar menjadi laki-laki.
Diketahui bahwa sang suami yang bernama Chen Li (37 tahun) ini memang memiliki kecenderungan feminin dan sangat perhatian terhadap sesama. Sedangkan istrinya yang bernama Jiang Ling sudah merasa lelah menghadapi mertuanya yang pemarah dan memutuskan ingin menjadi laki-laki agar lebih disegani dan dihormati serta berhenti dimarahi.
Selain gemulai, sebagai laki-laki Chen Li juga dikenal sangat pemalu dan sangat kaku kalau sedang berbicara dengan orang lain.
“Awalnya saya tidak menyadari kalau diri saya feminim, hingga suatu ketika saya merasa nyaman bersandar pada sesama laki-laki waktu tinggal di asrama,” ungkap Chen Li ketika itu seperti yang telah dikutip dari media Shanghaidaily.
Ketidakpuasan atas jenis kelaminnya saat ini juga dialami oleh sang istri, Jiang Ling. Sebelum menikah dengan Chen Li, Jiang Li sendiri adalah seorang janda yang bercerai karena tidak akur dengan mertuanya.
“Kalau saja saya laki-laki, saya tidak akan disia-siakan oleh ibu mertua lagi,” kata Jiang LI ketika di wawancarai oleh media China.
Maka atas kesepakatan bersama itu, Chen Li dan Jiang Ling kompak ingin melakukan operasi ganti kelamin. Bila terlaksana, Chen Li akan menjalankan peran sebagai istri, sementara Jiang Ling yang semula perempuan akan menggantikan posisinya sebagai suami sekaligus kepala rumah tangga.
Namun, sebelum keinginan tersebut terlaksana, keduanya berencana untuk mendapatkan anak terlebih dahulu. Karena setelah masing-masing saling bertukar kelamin, kemungkinan untuk memiliki keturunan mungkin sangat kecil atau bahkan tidak mungkin sama sekali kecuali dengan cara mengadopsi anak.
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved