Sedih, Gadis Ini Ternyata Tak Memiliki Miss V

on 16 November 2013

 Miss V adalah salah satu aset wanita. Di mana karena adanya Miss V, kita boleh tahu bahwa kita subur atau tidak, kita juga boleh berhubungan intim dengan pasangan dan memiliki anak. Namun, bagaimana kalau ternyata seorang wanita dilahirkan tanpa vagina?
Itulah yang terjadi pada Jacqui Beck. Gadis berusia 19 tahun ini awalnya heran kenapa dia belum juga mengalami menstruasi. Oleh karena itu, pada usia 17 tahun, ia memeriksakan diri ke dokter. Namun sebuah kenyataan mengejutkan datang padanya.

(C) dailymail.co.uk
(C) dailymail.co.uk
Jacqui mengalami sindrom MRKH yang terjadi pada 1 dari 5000 wanita di dunia. Jacqui divonis tak memiliki Miss V atau vagina. Meski ia memiliki indung telur, namun ia tak memiliki rahim, tak memiliki janin dan jalan vagina.
KEADAAN ini memang jarang ditemui dan jarang diketahui sampai seorang wanita menyadari bahwa dia tak mengalami menstruasi atau mencoba melakukan hubungan seks. KERNA KEADAAN yang ia miliki ini, Jacqui sering merasa sebagai wanita yang aneh karena ia tak seperti wanita pada umumnya. "Aku tak pernah menyadari diriku berbeda dari wanita lainnya dan informasi ini sangat mengejutkan. Aku hampir tak percaya dengan apa yang aku dengar," kata Jacqui Beck.

(c) dailymail.co.uk
(c) dailymail.co.uk
"Aku yakin dokter melakukan kesalahan. Tapi sejak dia mulai menjelaskan kenapa aku tidak mengalami menstruasi, aku mulai merasakan kebenaran dari apa yang ia sampaikan."
Dokter menjelaskan bahwa dengan kondisi seperti ini, dikhawatirkan bahwa Beck tak akan bisa berhubungan seks atau memiliki anak di masa mendatang. Well, hal tersebut menjadi sebuah pukulan berat bagi Beck, apalagi ia masih sangat muda dan potensial.
"Aku merasa marah pada diriku sendiri dan tak merasa seperti wanita seutuhnya," ujarnya.

(c) dailymail.co.uk
(c) dailymail.co.uk
Namun saat ini, Jacqui Beck sedang menjalani perawatan yang boleh membuatnya melakukan hubungan seks di masa mendatang. Jacqui juga berpesan pada wanita lainnya untuk perhatian dengan diri sendiri. Kes medis yang dialaminya seharusnya diketahui sejak dini.
Beck menyarankan pada wanita lainnya agar lebih alert pada keadaan yang sama dengannya atau pada keadaan apapun yang ada di dalam tubuh wanita. Dukungan dari orang-orang tersayang juga penting untuk masa-masa seperti ini.
Meski tak mudah bagi Jacqui Beck untuk berbagi kisah sedihnya ini, namun ia mengatakan bahwa di luar dugaan, banyak orang yang mendukungnya. Banyak orang yang salut dengan ketegaran dan keberanian Beck. 
Memang penting apa yang disampaikan oleh Beck bahwa sebagai wanita, kita memang harus perhatian dengan tubuh kita sendiri. Bila ada hal yang dirasa kurang normal, jangan takut untuk memeriksakan pada ahlinya. Setidaknya, kita lebih paham apa yang harus dilakukan lebih dini. 
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved