Lelaki Berlutut Demi Isterinya di Kerusi Roda

on 20 November 2013


Tak banyak orang yang sehat, boleh menyadari bahwasanya kadang ada kesenjangan perasaan bagi mereka yang duduk di kursi roda, saat mereka melihat kepada mereka yang bisa berdiri dan berjalan dengan normal. Di sini, di titik yang rendah, dan seringkali membuat lemah.
Salah satu di antaranya adalah Elizabeth Tucker. Seorang wanita yang mengalami penyakit pada bagian tulang belakangnya sehingga ia harus terbaring lemah selama 3 bulan lamanya. Terlalu sakit baginya untuk berjalan dan berdiri dengan cara yang normal, sehingga akhirnya ia harus duduk di kursi roda.
Namun bagi Elizabeth, bicara dengan seseorang akan terasa lebih memuaskan ketika mereka saling bertatapan, bukan terpisah oleh jarak pandangan. "Saat aku bicara dengan seseorang, aku lebih suka melihat ke mata mereka," kata Elizabeth. "Suamiku, Todd, tahu betul apa artinya itu bagiku. Saat aku bisa bicara berdekatan dengannya," tambahnya.
Hari itu ia dan Todd menikah. Pria bertubuh besar dengan hati dan jiwa yang besar itu memberi sebuah kejutan kecil pada istrinya. Ia tahu bahwa Elizabeth akan lebih bahagia bila ia bisa melihat matanya. Oleh karena itu, sepanjang upacara pernikahan, Todd berlutut. Dengan demikian, mereka bisa saling berpandangan dalam jarak yang dekat dan tinggi yang sama.
"Dia berlutut karena dia tahu bahwa aku ingin melihat matanya dengan jelas," kata Elizabeth. "Bila aku tak bisa berdiri, ia tahu bagaimana caranya mengatasi itu. Namun sebenarnya, hal ini melelehkan air mataku," ujarnya.

(c) QuotePixel.com
(c) QuotePixel.com
Mungkin ini hanyalah hal kecil, namun sangat manis dan membuat pernikahan itu tak akan terlupakan bagi Elizabeth Tucker dan Todd. Seringkali, hanya cinta yang bisa membuat hati kita sama, sekalipun nyatanya ada dinding yang membedakan.
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved