Gila! Aktor Poland Gesekkan Penisnya ke Patung Jesus

on 19 November 2013

Agama adalah sebuah bentuk sepiritual dalam hidup seseorang, setiap orang berhak percaya dan memilih agama yang ia percayai. Kita di wajibkan untuk memilih bukan untuk menghina. Kerana pada dasarnya semua agama mengajarkan penganutnya itu baik, dan tidak ada satu agamapun yang mengajarkan buruk pada penganutnya.

 Namun ada Sebuah film kontroversi Poland didukung kementerian kebudayaan setempat memicu reaksi keras dari pemimpin agama Katolik dan Kristian serta politikus. Dalam filem itu ada adegan seorang lelaki tengah menggesek-gesek penisnya di sebuah patung Jesus.

 Surat khabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (2/11), adegan disebut pelecehan pada Jesus itu juga memperlihatkan lelaki itu menjilati seluruh bahagian patung. Pastor Tadeus Rydzyk mengatakan dia telah mengadukan aktor, galeri tempat film itu dipuyar, serta kementerian menjadi sponsor ke pengadilan. “Aktor murahan itu telah menghina Tuhan kami. Kami juga menyerukan menteri kebudayaan agar membuang pada hal menjijikkan ini,” ujarnya. Film karya seniman Poland bernama Jacek Markiewicz mendapat penghargaan di pelbagai festival film internasional dan terpilih menjadi satu terbaik diizinkan untuk dipamerkan.

 Markiewicz membantah jika karyanya dipakai menghina Jesus. “Saya masuk ke gereja di Ibu Kota Warsawa dan disana orang-orang beribadah dan berdoa ke patung seolah-olah benda itu Tuhan. Saya terkejut,” ujarnya. Dia juga mengatakan semua orang membelai dan menyentuh tubuh Yesus hanya terbalut kain. “Sangat janggal jika ini cara menyembah Tuhan. Saya membuat film ini supaya mengingatkan.

Alangkah sangat menghina Jesus jika mereka menyembah Dia dengan cara demkian,” Markiewicz menjelaskan. Namun pemuka agama dan AHLI POLITIK tidak mendengarkan bantahan Markiewicz. Mereka sepakat ini bentuk penodaan. Sementara pihak museum direktorat mengatakan mereka tidak ikut campur dan berkomen pada apa yang dipamerkan. Mereka hanya bilang dua dekade terakhir seni telah menjadi subJek esai, analisis kritis, dan diskusi yang mencerahkan. 

Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved