Gaya Hidup Transeksual Ini Dikecam Tetangga

on 26 Oktober 2013

Seorang wanita yang menjalankan seluruh aktivitinya dengan separuh telanjang mendapat kecaman dan protes dari warga setempat khususnya dari para tetangganya.

Stacey Schnee (38 tahun) melakukan seluruh aktivitasnya seperti bersepeda, berkebun, bertukang, mengemudi dan mengadakan acara barbeque dengan setengah telanjang. Hal tersebut menyebabkan keresahan di kalangan tetangganya yang melaporkannya kepada polisi.



Yang menjadi masalah adalah pihak kepolisian tidak bisa menahan Stacey oleh karena ia mengenakan penutup untuk menutup puting payudaranya dan ia mengenakan celana sehingga tidak dianggap telanjang berdasarkan Undang-undang negara bagian Massachusetts yang memang mengatakan bahwa telanjang dan separuh telanjang adalah dilarang. Namun Stacey bisa mengakali celah pada undang-undang tersebut.

Stacey melakukan ini karena ia merupakan anggota Topless Equality, sebuah organisasi yang memperjuangkan hak-hak wanita agar bisa bertelanjang dada seperti pria bahkan di tempat-tempat umum sekalipun.

Latar belakang Stacey pun amat unik, karena dia yang memiliki 2 anak, sebelumnya merupakan seorang pria. Ia menjalani operasi ganti kelamin pada tahun 2011 dan operasi pembesaran payudara pada tahun 2012 silam.

Stacey menceritakan, bahwa sebelum melakukan kedua operasi tersebut dirinya mengalami depresi karena mengalami kebingungan harus hidup sebagai laki-laki atau perempuan. Kini ia merasa lega setelah melakukan semuanya.

Apakah yang diperjuangkannya ingin menjadikan dunia ini kembali seperti ke Taman Eden? Rasanya tidak.

Benar-benar dunia ini penduduknya sudah mengalami kemerosotan moral seperti halnya penduduk kota Sodom dan Gomorrah. Bagaimana mungkin seorang wanita boleh bertelanjang dada di tempat umum seperti halnya laki-laki? Ataukah dia ingin hidup seperti zaman Adam dan Hawa di Taman Eden?
(Daily Mail)
Ranking: 5

{ 1 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved