Dansa 'Nakal' Miley Cyrus di MTV VMA Jadi Trend di Tempat Fitnes

on 03 September 2013

Dansa 'twerking' yang ditampilkan Miley Cyrus saat mengisi acara di MTV Video Music Awards 2013 (VMA) boleh jadi mengundang kritik pedas dan dianggap tidak senonoh oleh publik. Tapi gerakan 'nungging' sambil menggoyangkan bokong ini justru melahirkan tren baru di dunia fitnes.

Kalangan pencinta fitnes menganggap 'twerking' adalah cara yang bagus untuk membentuk tubuh dan membakar kalori. Dansa 'twerking' ini bahkan sudah masuk dalam kamus resmi Oxford Dictionaries Online UK dan didefinisikan sebagai 'dansa musik popular dengan gaya seksual yang provokatif menggunakan gerakan pinggul, dengan posisi seperti squat'. 

Jika dikombinasikan dengan latihan cardio, banyak wanita yang percaya kalau 'twerking' bisa memperindah tubuh mereka terutama bokong. Tidak sedikit juga yang tertarik untuk mencobanya sendiri.

Tren ini pun dimanfaatkan oleh Les Mills, sebuah perusahaan dan klub fitnes ternama untuk menciptakan kelas gym khusus 'twerking'. Pihak Les Mills, seperti dikutip dari Daily Mail mengatakan, sudah menerima banyak permintaan dari kliennya untuk membuka kelas yang memasukkan gerakan 'twerking' dalam latihannya, tepat setelah penampilan kontroversial Miley di VMA. 

Untuk memenuhi permintaan, Les Mills lalu mengadaptasi kelas mereka yang sebelumnya sudah ada, yaitu Bodyjam dengan beberapa gerakan 'twerking' yang enerjik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Program baru ini ternyata diterima dengan baik dan banyak yang tertarik ikut kelas, sehingga mereka menamainya dengan kelas Twerkout.

Miley sebenarnya bukan orang pertama yang memopulerkan 'twerking'. Dansa yang sering diasosiasikan erotis ini sudah menjadi sensasi dalam beberapa tahun belakangan. Popularitasnya semakin dikuatkan dengan berbagai video yang diupload di YouTube. Mulai dari ibu hamil, bayi, hingga selebriti seperti Nicki Minaj, Ciara dan Rihanna pun unjuk kebolehan dansa 'twerking' mereka.

Versi baru ala Les Mills ini menggabungkan gerakan dansa 'twerking' klasik seperti 'bergetar', 'goyang bokong' dan 'bergoncang'. Selain membantu membakar kalori sebanyak 530 dalam sesi 55 menit, 'twerking' juga bisa meningkatkan kepadatan tulang pelvic hingga delapan persen. Tulang yang padat diperlukan untuk menghindari osteoporosis di usia senja. Artinya, 'twerking' bisa membantu mencegah patah tulang atau pinggul geser di kemudian hari. 

"Kami tidak sabar untuk membuat lebih banyak orang twerking agar tubuh mereka lebih bagus," ujar Gandalf Archer, program developer Les Mills International.

Anda pun bisa mencoba dansa 'nakal' ini untuk membantu mengencangkan bokong atau sekadar membuat tubuh lebih bugar dan membakar kalori. Tapi ingat, lakukan di rumah atau gym. Jangan di tempat umum.
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved