Wanita Dipaksa Menikah Dan Diperkosa Ramai-ramai Oleh Iparnya Sebagai Hukuman Atas Saudaranya

on 01 Ogos 2013

Seorang Wanita India berusia 24 tahun dipaksa menikah dan diperkosa beramai-ramai sebagai hukuman setelah saudaranya kahwin lari dengan pacarnya. Pacar saudaranya itu ternyata telah bersuami.

Wanita yang identitinya disamarkan ini diberi tahu bahwa ia harus menikahi suami dari pacar baru saudaranya sebagai "hukuman balas dendam" atas perzinaan abangnya dengan pacarnya.

Yang memiriskan adalah selang beberapa jam setelah menikah dengan laki-laki tersebut, wanita ini dioerkosan ramai-ramai dan diserang secara seksual oleh beberapa saudara dari suaminya itu.

Hal gila dan mengerikan ini bahkan diduga bahkan disetujui oleh para sesepuh desa yang terletak di wilayah Uttar Pradesh, India bahagian utara, dimana dinyatakan bahwa "mata ganti mata merupakan keadilan yang sesungguhnya."

"Saya setuju dengan keputusan (mereka) karena saya tahu akan ada pertumpahan darah di desa jika saya menolak untuk menikah dengannya," kata wanita itu kepada kepolisian. "Saudara-saudara ipar saya memerkosa saya tanpa ampun pada hari saya menikah. Ini menjadi sebuah rutinitas. Ayah mertua saya mengklaim bahwa ia telah menyetujui pernikahan saya karena dia ingin membalas dendam (pada keluarga saya) dengan cara seperti itu."

Insiden brutal itu terungkap ketika wanita ini menjadi berani untuk untuk mengadukan kekejian itu kepada polisi.

Panchayat, atau dewan desa, dilaporkan telah memaksa wanita ini untuk melakukan pernikahan paksa pada 15 Februari 2013. Keputuusan sidang Panchayat menuntut pernikahan itu dilakukan. Selain itu, orangtua wanita ini juga diminta untuk membayar 75.000 Rupee sebagai "ganti rugi" kepada sang besan barunya dan disetujui oleh Panchayat. Maka terjadilah kejadian yang diluar batas-batas kemanusiaan ini.

Wanita ini berhasil melarikan diri dari para pelaku pada pagi hari tanggal 21 Juli 2013 dan langsung melaporkan apa yang dialaminya kepada polis di Muzaffarnagar pada 27 Juli 2013. 

Namun Ketua Panchayat menyangkal telah memberikan keputusan untuk pernikahan paksa yang keji ini. Dia mengklaim telah meminta kedua keluarga yang bersengketa ini untuk mencapai solusi damai.

(Crl/daily mail)
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved