Mahasiswi Ini Bangga Foto Bahagian Peribadinya Dipublikasi

on 25 Ogos 2013

Surat Khabar kampus University of Sydney memajang foto tak biasa dalam sampul depannya: foto 18 bahagian tubuh perempuan yang dijejer dalam tiga kolom. Dampak pemberitaan ini, empat ribu eksemplar koran Honi Soit, nama media itu, disita oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa.

Pengelola suratkhabar kampus itu berdalih tak ada yang salah dengan sampul itu, kerana mereka tengah menggelar kempen agar para wanita mengapresiasi tubuh mereka. Menurutnya, foto itu seharusnya membuat wanita merasa lebih baik. "Kami lelah masyarakat selama ini telah menilai tubuh kami sendiri," kata editor Honi Soit di Facebook.

Dalam hitungan jam setelah beradar, Honi Soit jadi perbincangan di ranah sosial media. Dengan hashtag #vaginasoit, warga Twitter mengumbar pujian dan kecaman atas koran itu.

Salah satu mahasiswi yang menjadi 'model' dalam cover itu, Lily Patchett,  menyatakan tak menyesal foto bagian intimnya dipajang. Ia justru merasa bangga bisa turut berpartisipasi dalam kampanye itu.

Lily Patchett
Lily Patchett (kanan), dalam kicauan twitternya @francisfae mengatakan ia merasa bangga
"Saatnya wanita berdamai dengan tubuh mereka sendiri, dan dalam beberapa hal, meski tak sesuai standar yang sering diumbar dalam materi pornografi, semua vagina adalah normal dan indah," kata Lily.

Lily adalah anggota Women's Collective di University of Sydney. Dia direkrut untuk proyek Honi Soit pada salah satu pertemuan kelompok. "Suatu hari Lucy Watson, salah satu editor Honi, datang untuk memberitahu kami tentang proyek itu dan bertanya apakah ada yang ingin berpartisipasi," kata Lily.

Awalnya, katanya, mereka hanya akan memotret 10 gambar bagian intim perempuan. Namun, animo peminat sangat tinggi. "Akhirnya diperbanyak menjadi 18," katanya.

Lily menyatakan dia sangat nyaman dengan tubuhnya, dan bersemangat untuk membantu wanita lain merasakan hal yang sama. "Itu lebih penting bagi saya daripada mereka membuat lelucon yang mengerikan tentang vagina," katanya.
(Herald Sun, Twitter)
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved