Lagi trend, Melamar di Bawah Hujan

on 15 Ogos 2013


Dilamar dengan cara apa yang romantis dan mengharukan? Kalau dulu  cukup dengan dibawakan cincin, berlutut di depan si wanita saja sudah cukup membuat banyak orang tersipu malu. Ada pula yang membuat mob dance dan membuat wanita pujaannya terharu.
Tetapi mob dance lamaran sekarang sudah kurang laku. Yang sedang ngetrend adalah dilamar di bawah hujan.
Ya, The Rain Room adalah sebuah instalasi seni milik Museum of Modern Art di kota New York. Lokasi tersebut memang disebut engagement room yang digunakan para lelaki untuk melamar wanita pujaannya.
Lokasinya semacam studio khusus, yang boleh menurunkan hujan buatan. Masuk ke dalam studio tersebut Anda akan dihujani oleh air yang turun. Uniknya, hujan tersebut boleh diatur. Ia akan keluar saat si pria berlutut, dan baru berhenti saat si pria berdiri kembali. Hujan diatur oleh sensor yang mendeteksi gerakan berlutut.
Courtesy Zachary ParkerCourtesy Zachary Parker

Scott Milam, seperti dikutip dari Yahoo Shine, sempat memanfaatkan lokasi ini untuk melamar kekasihnya, Molly Cladwell. "Molly tahu aku akan melamarnya, tetapi ia tak tahu bagaimana caraku melamarnya. Dan ini merupakan kejutan yang benar-benar romantis," kata Scott.
Siapa yang tidak terharu diberi pelukan dan kejutan di tengah hujan yang turun. Diminta untuk menikah dan menjadi pendamping seumur hidup di suasana yang sungguh mendamaikan itu?
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved