Ibu Sanggup Pukuli Anak Perempuan Hingga Tewas Kerana Tak Mahu Cuci Piring

on 28 Ogos 2013

Seorang ibu asal Queensland, Australia, mengaku kepada polis jika ia memukuli anaknya dengan paip penyedot debu seminggu sebelum ia meninggal dunia. Demikian diberitakan Brisbane Times.
Perempuan berusia 28 tahun dan berkewarganegaraan Selandia Baru ini kini disidang di Pengdilan Tinggi di Cairns setelah mengaku bersalah melakukan kekerasan hingga menyebabkan seseorang tewas.
Penuntut Umum Roger Griffith mengatakan di depan sidang bahwa si perempuan mengaku memukuli anak perempuannya dengan paip dalam kurun dua pekan dan menyebabkan ia meninggal dunia. Anak perempuan yang malang itu ditemukan tak bernyawa di sebuah rumah di Cairns, November 2011.
Seluruh tubuhnya penuh dengan luka dan dokter menyatakan bahwa bocah itu meninggal karena kehilangan darah yang disebabkan pukulan benda tumpul.
Dalam sidang yang berlangsung, Selasa (27/8/2013), terungkap jika sang ibu memukuli sang anak dengan tiang karena menolak mencuci piring. Ia juga memukul si anak ketika ia bertanya ingin tinggal bersama sang ayah di New Zealand
Sementara, sang suami perempuan yang berkewarganegaraan Australia juga ikut disidang dan dinyatakan bersalah. Dalam persidangan si pria mengatakan ia berusaha menghentikan si ibu untuk menyakiti sang anak namun mengakui seharusnya ia melakukan hal yang lebih. “Saya seharusnya berusaha lebih baik,” kata pria berusia 24 tahun ini di depan polisi. Ia menambahkan, penyiksaan dilakukan sang ibu ketika ia sedang bekerja.
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved