Tak Juga Menikah, Wanita di Mesir Memutuskan Bunuh Diri

on 25 Julai 2013

(C) ShutterStock
 Menikah memang menjadi sebuah awal perjalanan baru bagi setiap pasangan. Setiap pernikahan disambut dengan sukacita, dirayakan dengan bahagia. Di negara timur  menikah bagi wanita dianjurkan sebelum usia 30 tahun. Banyak negara yang menganggap tidak kunjung menikah adalah sebuah aib, apalagi bila sampai berusia di atas 30 tahun.
Hana Muhammad Abdullah, gadis tinggal di Provinsi Al-Minya, sebelah selatan Ibu Kota Kairo, Mesir, termasuk kurang beruntung. Hingga usia 32 tahun, dia belum juga mendapat pendamping hidup. Hana merasa malu, sering mendengar sindiran dan gunjingan orang dan mendapat tekanan di sana-sini. Merasa frustasi dan sangat tertekan, akhirnya Hana memutuskan untuk bunuh diri.
Sedih sekali mengetahuinya, bahwa kerana belum juga menikah, seorang wanita sampai bunuh diri. Hana mengiris urat nadi tangannya menggunakan pisau. Dia nekat melakukan itu selepas makan sahur. Masyarakat dan keluarga dekat memang terkadang menjadi 'sumber depresi' bagi anggota keluarganya sendiri. Jodoh tidak ada yang tahu, karena itulah mungkin Hana tidak juga menikah.
stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (24/7), mengutip laporan surat kabar Al-Ahram menyiarkan bahwa Hana juga mengalami depresi. Hana semakin malu karena dirinya tidak kunjung ada yang melamar dan menemukan pendamping hidup. Sang ayah mengakui putrinya itu stres kerana belum juga kahwin. Dia tambah tertekan setelah adik perempuannya menikah.
Tekanan dari masyarakat, sindiran dari keluarga dan tidak adanya support membuat Hana memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Sedih, faktanya adalah belum menikah sebenarnya bukanlah suatu kejahatan. Bila ada teman atau keluarga Anda yang telat menikah, jangan membuat dia semakin sedih.
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved