Shalan, Pesumo Alim dari Mesir

on 13 Julai 2013

Foto: Shalan/Osunaarashi (augsburger-allgemeine)Foto: Shalan/Osunaarashi (augsburger-allgemeine)

NAGOYA - Kegemarannya terhadap olahraga kuno Jepun membuat lelakiTimur Tengah berbadan besar ini datang ke Jepun. Salah satu tantangan yang dihadapi lelaki itu adalah menjaga spiritualitasnya sebagai seorang Muslim di saat harus bertanding.

Dengan menggunakan nama Osunaarashi (Badai Gurun Hebat), Abdelrahman Ahmed Shalan tampil sebagai pesumo profesional pertama dari kontinen Afrika. Menjadi seorang asing tentu akan memunculkan tantangan tersendiri bagi lelaki berusia 21 tahun ini. 

Seperti diketahui, turnamen di Nagoya berlangsung di Bulan Ramadan ini. Shalan yang merupakan seorang Muslim, oleh kerana itulah Shalan tetap berpuasa. Ia pun rajin menunaikan ibadah shalat. 

"Saya mencintai sumo. Sumo memiliki banyak arti bagi saya. Saya sudah mengorbankan apapun termasuk teman saya, keluarga saya, pendidikan saya. Saya bertaruh (di sumo), dan kita semua akan melihat apa yang terjadi," ujar Shalan, seperti dikutip Associated Press, Jumaat (12/7/2013).

"Bagi saya, Ramadan bukanlah masalah besar. Saya pernah menghadapi hal itu tahun lalu di Nagoya. Masalah utama yang saya hadapi adalah air. Saya tidak bisa meminum air saat pagi hari. Saya pun makan di tengah malam dan tidur. Saya sudah terbiasa dengan hal ini," imbuhnya.

Shalan tiba di Jepun  dua tahun yang lalu. Lelaki itu menorehkan prestasi yang cukup baik dibidang sumo. Berat Shalan mencapai 142 kilogram dan tingginya 187 centimeter.

Shalan atau Osunaarashi mengenal sumo saat masih berusia 14 tahun. Seorang pelatih sumo Mesir menyarankannya untuk aktif dalam olahraga tradisional Jepun itu, kerana badannya yang besar. Pada saat itu, berat badan Shalan masih 132 kilogram.Lelaki itupun terus berlatih dengan menggunakan video. 
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved