Kerana Anoreksia, Berat Badan Saat Hamil 8 Bulan Hanya 50 kg

on 11 Julai 2013

Holly Griffiths dan Dylan (c) dailymail.co.uk
 Wanita yang sedang hamil akan mengalami kenaikan berat badan, dan itu adalah hal yang sangat wajar. Kenaikan berat badan itu terasa ringan jika sang ibu tidak memiliki gangguan makan. Hal yang berbeda terjadi pada Holly Griffiths (21 tahun), dia mengalami anoreksia sejak usia 8 tahun. Ibu muda ini berjuang keras untuk makan agar bayinya tetap sehat.
Dilansir dailymail.co.uk, berat badan Holly yang sedang hamil 8 bulan hanya 50 kilogram. Foto-foto yang dia ambil memperlihatkan betapa kurus tubuhnya, dengan tulang rusuk yang mencuat keluar, ukuran perutnya yang seharusnya besar ternyata tidak sebesar kehamilan pada umumnya. Janin yang diperkirakan berjenis kelamin perempuan terlindung dalam perut yang kecil.
Tulang Rusuk Retak Kerana Tidak Kuat Menahan Janin
Kehamilan ini adalah kehamilan yang kedua bagi Holly. Pada kehamilan pertama, kondisinya lebih parah. Saat mengandung Dylan, Holly mengalami morning sickness yang sangat parah, sehingga berat badannya yang sudah minim semakin turun. Saat memaksa diri makan, Holly akan memuntahkannya. Hal tersebut membuat salah satu tulang rusuk Holly retak kerana tidak kuat menahan beban janin yang dikandung.
Holly setelah melahirkan Dylan (c) dailymail.co.ukHolly setelah melahirkan Dylan (c) dailymail.co.uk
Agar keadaan Holly tidak membahayakan nyawanya, wanita tersebut terpaksa melahirkan dengan cara induksi pada minggu ke-37. Dylan lahir sehat dengan berat 2,5 kilogram. "Sangat beruntung kerana dia baik-baik saja. Saya merasa sangat bersalah karena menempatkan hidupnya dalam bahaya," ujar Holly mengenai kehamilan pertamanya.
"Saya tahu saya harus makan untuk bayi saya, tetapi sangat sulit melenyapkan suara-suara yang mengatakan bahwa saya gemuk. Ketika pertama kali mengetahui saya hamil, saya sangat takut karena harus menambang berat badan," ujar Holly.
Saya Tidak Ingin Anak-Anak Menderita Seperti Saya..
Pada kehamilan kedua, dokter mengatakan janin Holly baik-baik saja. Dalam kondisi masih mengalami anoreksia, Holly berjuang keras agar berat badannya naik lagi sekitar 1,5 kilogram. Bukan hal yang mudah bagi penderita anoreksia untuk makan. 
Holly saat masih 6 tahun dan tahun lalu (c) dailymail.co.ukHolly saat masih 6 tahun dan tahun lalu (c) dailymail.co.uk
"Beruntung bayi perempuan saya sehat dan doktor senang dengan kemajuan saya. Saya putus asa untuk sembuh, saya akan mengajarkan anak-anak saya hidup yang lebih sehat dengan mau makan. Saya tidak akan sanggup jika mereka memiliki masalah makan seperti saya. Saya akan berjuang melawan suara-suara di kepala saya dan membuat mereka tumbuh lebih baik," demikian janji Holly yang berharap anak-anaknya tumbuh sehat dengan berat badan normal.
Banyak orang mengatakan Holly sangat egois dan menyuruhnya makan, tetapi anoreksia tidak sekedar gangguan makan yang boleh diatasi dengan menyuruh atau memaksa penderitanya makan. Anoreksia lebih disebabkan karena gangguan mental dan psikologis penderitanya. Semoga saja bayi Holly lahir dengan selamat dan sehat. Semoga harapan Holly terwujud, agar anak-anaknya tumbuh dengan berat badan normal.
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved