Di Usia Hampir Seabad, Datuk Ini Melukis Dengan Sempurna di Ms.Paint

on 30 Julai 2013

Usia yang sudah senja, penglihatan yang semakin memburuk tidak membuat kakek ini putus asa. Dengan jiwa seni yang tinggi dan keinginan untuk tetap berkarya, kakek berusia 97 tahun ini membuat lukisan yang sangat bagus, mendetail dan bernilai seni tinggi menggunakan aplikasi Microsoft Paint atau yang biasanya disingkat dengan Ms.Paint.
Bagi graphic designer, mendesain dengan Ms.Paint bukanlah pilihan utama, bahkan tidak akan pernah menjadi opsi. Hal ini karena Ms.Paint dianggap tidak mumpuni sama sekali. Tapi kakek ini justru menyukai Ms.Paint keraa pixelnya. Datuk yang hampir buta ini bisa menggambar dengan detail dengan Ms.Paint kerana boleh di zoom hingga puluhan kali. Hal Lasko, 97, suka menghabiskan berjam-jam waktunya atau sekitar 10 jam sehari untuk menciptakan karya-karya menakjubkan dengan menggunakan Microsoft Paint. 
Hal Lasko | (c) deathandtaxesmagHal Lasko | (c) deathandtaxesmag
 Lasko menderita penurunan daya lihat dan akhirnya berimbas pada ancaman kebutaan karena Lasko didiagnosis terkena degenerasi makula, yang melemahkan penglihatannya sehingga dia tidak bisa melukis lagi.Tidak mau terus bersedih,  Lasko memanfaatkan waktunya untuk menggambar dengan Ms.Paint. Pelan tapi pasti, Lasko membuat karya bercita rasa seni tinggi dengan software sederhana ini.
Karya Kakek Lasko | (c) deathandtaxesmagKarya Kakek Lasko | (c) deathandtaxesmag
Karya Kakek Lasko | (c) deathandtaxesmagKarya Kakek Lasko | (c) deathandtaxesmag
Karya Kakek Lasko | (c) deathandtaxesmagKarya Kakek Lasko | (c) deathandtaxesmag
Lasko tidak menggunakan Ms.Paint terbaru, melainkan menggunakan Ms.Paint versi windows 1995 lho! Menggunakan versi lama dari Microsoft Paint, Hal Lasko mampu menciptakan lukisan unik seperti pemandangan alam, potret hewan atau potongan abstrak. Datuk 97 tahun itu juga mengatakan bahwa dirinya telah belajar untuk bersabar dan tak pernah terburu-buru dalam setiap proses kreatifnya. Karya seni Hal telah dijual sebesar USD 98 .
 Lasko menikmati proses melukisnya. Baginya, selama bisa berkarya, dirinya tidak akan berhenti berkarya. Keluarga  Lasko pun memberi dukungan sepenuhnya. Kisah  Lasko memberikan inspirasi bagi kita semua ladies, agar jangan menyerah dan cerdas memanfaatkan kemampuan kita.
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved