Berat Badan Naik, Bintang Biggest Loser Disaman Perusahaan Fitnes

on 10 Julai 2013

img 
ist.
 Masalah berat badan ternyata boleh membawa seseorang ke persoalan hukum. Akibat tidak bisa menjaga berat badan idealnya, bintang reality show ini harus menghadapi tuntutan hukum.

Tara Costa, mantan peserta reality show Biggest Loser dituntut ke pengadilan kerana mengalami kenaikan berat badan. FC Online Marketing (FCOM), perusahaan yang mensponsorinya melayangkan tuntutan karena dianggap telah menyalahi kontrak kerja.

FCOM yang merupakan sekolah seni bela diri dan fitnes online sebelumnya menandatangani kesepakatan dengan Tara. Wanita berusia 23 tahun itu diwajibkan menjaga bentuk tubuhnya selama menjadi brand ambassador FCOM. Namun mereka menganggap Tara telah gagal memenuhi kewajibannya.

Seperti dikutip Daily Mail dari TMZ, perusahaan online marketing itu meminta Tara untuk merepresentasikan mereka di media. Salah satu isi dari perjanjian itu, Tara harus menjaga badannya di bobot tertentu ketika tampil di publik dan berpose dalam tiap pemotretan.

Namun dalam prakteknya, FCOM mengklaim bahwa bobot Tara bertambah secara signifikan. Bobotnya terlalu berat untuk meneruskan tugasnya sebagai brand ambassador, namun pihak FCOM tidak menyebutkan berapa kilogram beratnya bertambah sejak ia selesai ikut kompetisi The Biggest Loser: Couples 2 pada 2009.

Menurut FCOM, Tara, yang menuai popularitas karena berhasil mengurangi berat badannya hingga 70 kg telah menerima uang sebesar US$45,000  untuk tugasnya sebagai duta brand, yang disepakati pada 2011. Tuntutan kini telah masuk ke pengadilan namun belum diketahui berapa kerugian yang dialami FCOM akibat kenaikan berat badan Tara.

Sementara itu dalam wawancara dengan ABC News tahun lalu, Tara mengakui bahwa ia mengalami kondisi mental ketagihan makanan. Tara yang sulit menahan godaan makanan seperti chicken wings, es krim dan waffle dengan topping keju dan saus gravy mencapai bobot terberatnya hingga 143 kg kala itu.

Sukses memangkas berat badan hingga menjadi langsing, tak berapa lama berat badannya kembali merangkak naik. Dari situ ia sadar bahwa untuk memiliki berat badan ideal selamanya tidak cukup hanya dengan diet ketat dan olahraga. Tapi juga harus mengubah mind-set. Kini akibat ketagihan makanan, wanita berambut pirang itu harus menghadapi masalah yang bukan sekadar tentang berat badan. 
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved