Anak Perempuan Dikurung Ibunya Dalam Almari Selama 2 Tahun

on 14 Julai 2013

(c) nydailynews
Dua tahun lalu, ada kejadian miris yang menunjukkan bagaimana seorang ibu boleh bersikap kejam pada anak kandungnya sendiri. Seorang anak perempuan berusia 3 tahun ditemukan dalam keadaan hampir meninggal setelah terkurung 2 tahun dalam almari. Sekarang anak itu sudah berusia 5 tahun, berat badannya di bawah normal akibat efek perlakuan buruk ibu kandungnya.
Dilansir dari situs nydailynews.com, kisah tentang Georgia belum berakhir. Dua tahun lalu, berita mengenai Georgia yang dikurung salam 2 tahun oleh ibunya sendiri menjadi kes yang hangat. Saat itu Georgia ditemukan hampir meninggal terkurung dalam almari, keadaannya sangat mengenaskan, dengan tulang yang hanya terbungkus kulit. Alasan sang ibu menyiksa putrinya, kerana Georgia mirip dengan suaminya.
Asusena Marie Gonzales (c) nydailynewsAsusena Marie Gonzales (c) nydailynews
Setelah kes tersebut, Asusena Marie Gonzales, ibu kandung Georgia mendapat hukuman penjara hingga tahun 2031. Georgia dirawat di rumah sakit berbulan-bulan lalu diadopsi oleh keluarga yang memperlakukannya lebih baik. Dari keluarga barunya, Amanda dan Clint Lile, Georgia tumbuh menjadi anak perempuan yang lebih sehat dan ceria. Meskipun begitu, berat badan Georgia saat ini hanya 8,6 kg sebagai efek samping akibat malnutrisi beberapa tahun lalu.
(c) nydailynews(c) nydailynews
Dalam sebuah acara di Channel 4, Georgia menceritakan pengalamannya saat dikurung dalam almari. "Saya tinggal dengan Maria (ibu kandungnya), dan dia jahat, dia mengunci saya dalam lemari. Saya tidak diberi makanan, air atau apapun untuk makan dan minum. Saya hanya boleh tidur dan tidak pernah keluar (dari lemari)," ungkap Georgia. Mengenai ayah dan ibu angkatnya, Georgia merasa lebih bahagia. "Keluarga ini sangat baik padaku. Saya sangat menyayangi ibu dan ayah," lanjutnya.
Dari keluarga barunya, Georgia sudah masuk TK dan sudah bisa membaca. Gadis kecil ini mengatakan dia sangat suka membaca Dr Seuss. "Dia adalah keajaiban kecil untuk kami," ujar Amanda Lile, ibu angkat Georgia.
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved