Setelah 20 Tahun Jadi Tentara, Lelaki Ini Mengakui Dirinya Adalah Wanita

on 19 Jun 2013

Sebuah pengakuan mengejutkan, muncul dari mulut seorang wanita yang diwawancarai oleh CNN beberapa waktu lalu. Kristin Beck, mengaku bahwa dirinya adalah wanita dan selama ini mati-matian memendam perasaan tersebut karena merasa tidak enak dengan rekannya sesama tentara.
"Bila hal itu terjadi, mungkin hari ini aku sudah mati," kata wanita tersebut dengan suara yang sangat besar seperti lelaki.
Beck sudah bekerja di militer selama 20 tahun dan menjadi senior kepala di sana, ia pun sudah menerima banyak sekali penghargaan. Pria kekar ini memutuskan untuk pensiun di tahun 2011. Semenjak saat itu, Beck mulai menjalani hari-harinya sebagai 'wanita' yang sebenarnya.
Beck semasa pria dan menjadi tentara (c) dailymail.co.ukBeck semasa pria dan menjadi tentara (c) dailymail.co.uk
Meski begitu, tak mudah bagi dirinya untuk menunjukkan identiti diri yang sebenarnya, bahkan pada dirinya sendiri. "Aku ini seperti sebuah bawang. Di lapisan terdalamku, sisi wanita ini kusimpan dalam-dalam," kata Beck.
Bila saja Beck memang seorang wanita, maka ia telah menjadi wanita yang luar biasa. Selama karir militernya, ia memiliki nama sebagai Chris Beck. Ia berkeliling dunia untuk membantu mengatasi masalah di Irak, Afghanistan, Bosnia dan beberapa bagian negara di Afrika. Ia mengatakan bahwa setiap hari hidupnya bergelut antara hidup dan mati bersama kawan-kawan militernya.
"Bolehkah Anda membayangkan berada dalam sebuah kelompok yang setiap hari mempertaruhkan nyawa tak tahu apakah akan terus hidup atau mati? Kami melakukan itu setiap hari. Berbekal persahabatan dan kepercayaan," ujarnya.
Meski banyak waktunya ia habiskan di medan perang yang penuh tantangan, ada beberapa masa di mana dia pulang ke rumah dan berlibur. Saat itulah, dia mulai beraksi menjadi seorang wanita. Menggunakan pakaian wanita, membeli lingerie Victoria's Secret dan berpura-pura mengatakan pada penjaga toko bahwa ia membeli pakaian dalam tersebut untuk teman wanitanya.
Hal itu ia lakukan agar orang tidak berpikir hal yang aneh. Ia sangat suka belanja di kala Valentine karena pada saat itu, tidak mengherankan bila banyak pria masuk ke toko peralatan wanita untuk membeli sesuatu. "Kau membeli banyak hal, membuat merasa lebih dekat dengan sosok dirimu yang kau idam-idamkan," ujar Beck.
Untuk mengatasi permasalahannya ini, Kristin memutuskan untuk menjalani terapi penggantian hormon. Mungkin prosesnya akan berjalan lama sekali, namun sepertinya itu lebih baik daripada ia tidak menjadi dirinya sama sekali.
Beck mengeluarkan buku Warior Princess (c) dailymail.co.ukBeck mengeluarkan buku Warior Princess (c) dailymail.co.uk
Kristin Beck juga mengeluarkan sebuah buku yang berjudul Warrior Princess, sebuah buku yang menceritakan tentang dirinya dan keputusan untuk menjadi wanita. "Aku tidak meminta kau mencintaiku, ataupun menyukaiku. Aku hanya tak ingin kau menyerang dan membunuhku," ungkap Kristin Beck yang selama ini menyimpan perasaan galau akibat memendam jati dirinya ni.
Beruntungnya, tidak semua teman militernya menganggap Beck buruk. Mereka cukup menghargai keberanian Beck untuk memutuskan sesuatu dalam hidupnya. Well, mungkin kita tidak bisa menyenangkan semua orang dengan menunjukkan siapa diri kita. Namun lebih buruk lagi tidak menjadi diri kita sendiri hanya karena ingin menyenangkan orang lain.
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved