Penjelasan Ilmiah Fenomena Ditindih Setan Saat Tidur

on 25 Jun 2013

(c) shutterstock
Vemale.com - Ditindih setan atau makhluk halus adalah fenomena yang sering terjadi saat tidur. Dalam keadaan tersebut, seseorang terbangun dari tidur, fikirannya sedar tetapi seluruh badan tidak boleh digerakkan. Seolah ada beban berat di atas tubuh, napas sesak dan seperti tercekik. Belum lagi munculnya bayang-bayang hitam di atas tubuh. Sudah pasti, fenomena tindihan atau ditindih makhluk halus menjadi hal mistis.
Tetapi.. pengetahuan makin maju, ada penjelasan ilmiah apa itu ditindih setan, nama kerennya adalah sleep paralysis.
Penyebab Sleep Paralysis
Sebelum menjelaskan apa itu sleep paralysis, akan kami jelaskan 4 tahapan dalam tidur. Tidur tidak sekedar menutup mata, ada tingkat berlapis untuk memiliki kualitas tidur yang baik. Semua orang dalam keadaan normal akan melewati tahap ini:
  • Keadaan saat masih setengah sedar.
  • Keadaan mulai tertidur dalam.
  • Keadaan tidur yang lebih dalam.
  • Rapid eye movement (REM) dalam keadaan ini, mimpi terjadi.
Semua tahapan itu harus dilalui berurutan, sehingga ada koordinasi yang bagus antara kesadaran dan gerakan anggota tubuh.
Dalam kes tindihan atau sleep paralysis, seseorang yang tidur dengan kondisi tubuh lelah membuat otak tidak merespon tidur dalam urutan yang benar. Biasanya dari tidur setengah sedar langsung menuju REM. Akibatnya, saat terbangun, pikiran sudah sadar, tetapi tubuh masih dalam keadaan tidur,. Hal itu membuat tubuh terasa seolah lumpuh tidak bisa digerakkan.
Sleep paralysis biasanya terjadi pada orang yang sedang dalam keadaan sangat letih, stres, banyak pikiran, punya lingkungan kerja buruk dan sebagainya. Tubuh yang setengah sadar saat mengalami sleep paralysis sering menimbulkan bayangan atau halusinasi makhluk menyeramkan, sehingga sleep paralysis sering dianggap sebagai kejadian mistis.
Cara Mengatasi Tindihan Atau Sleep Paralysis
Setiap orang boleh mengalami sleep paralysis, jika ini sampai terjadi pada Anda, ingatlah dua poin di bawah ini:
  1. Jangan panik. Saat Anda panik, Anda akan semakin sulit bernapas dan bergerak. Tarik napas panjang dan berdoa, kerana semua akan baik baik saja.
  2. Setelah tenang, walaupun tubuh dalam keadaan tidak boleh digerakkan, Anda masih boleh menggerakkan ibu jari kaki. Gerakkan ibu jari kaki perlahan, maka sedikit demi sedikit, tubuh Anda boleh kembali digerakkan.
  3. Sebioleh mungkin hindari posisi tidur terlentang, kerana korban sleep paralysis biasanya dalam posisi terlentang. Pilih posisi tidur menghadap ke samping.
Apakah Anda pernah mengalami tindihan atau sleep paralysis?
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved