Payudara PM Australia Kembali Buat Heboh

on 21 Jun 2013

Foto : PM Australia Julia Gillard (AFP)Foto : PM Australia Julia Gillard (AFP)

CANBERRA - Ratusan perempuan Australia mengup load foto belahan dadanya sendiri di jejaring sosial Facebook untuk memprotes pernyataan seorang kolumnis di radio mengenai belahan dada Perdana Menteri Julia Gillard. Komen kolumnis itu dinilai berlebihan.

Salah seorang kolumnis Australia, Grace Collier mengatakan pada Radio ABC bahwa pakaian yang dikenakan Gillard di parlemen kurang sesuai. Bahkan Collier memprotes Gillard kerana pakaian itu.

"Saya rasa tidak pantas bagi seorang perdana menteri, menunjukkan belahan dadanya di parlemen. Menurut saya, ini tidak pantas, saya tidak ingin melihat lagi 'daging' politisi di parlemen," ujar Collier, seperti dikutipABC, Rabu (19/6/2013).

Seorang blogger, Jennifer Wilson, langsung menghasut protes terhadap pernyataan Collier. Wilson mengkempenkan pengunggahan foto belahan dada setiap perempuan Australia di jejaring sosial Twitter dengan menggunakan hashtag #convoyofcleavage.

"Ini adalah saatnya bagi semua orang untuk menerima bahwa perempuan memiliki payudara dan mereka boleh mengatasinya. Bila kita selalu diinjak-injak dengan ke-horroran payudara perempuan ini, kita hanya memiliki pilihan kecil yaitu dengan melakukan terapi peredaman (emosi), kita harus mengekspos foto yang ditakuti Collier dan mereka yang takut dengan payudara," ujar Wilson.

Selain di Twitter, foto belahan dada perempuan Australia juga muncul di jejaring sosial Facebook. 700 perempuan berani mengup loadnya di salah satu laman Facebook anti-seksisme, Destroy the Joint.

"Protes ini adalah cara yang cukup lucu untuk mengatakan pada Grace Collier bahwa dia idiot," ujar juru bicara Destroy the Joint, Jenna Price.

Seperti diketahui, Gillard baru saja didera masalah berbau seksisme ketika dirinya menghadiri pesta makan malam di acara penggalangan dana partai oposisi. Saat itu, Partai Liberal Australia menyediakan menu makan ke Gillard berupa, "Burung Puyuh Goreng Julia Gillard dengan dada kecil, paha besar, dan boks merah yang besar."

Meski demikian, perdana menteri perempuan itu tidak menganggap lawak seksisme itu sebagai hal yang serius. Gillard juga tidak terlalu mempermasalahkan hal itu. (AUL)
Ranking: 5

{ 0 komen... read them below or add one }

Catat Ulasan

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved