Home » , » Kim Kardashian Ingin Makan Plasenta Bayinya. Apakah Memang Ada Manfaatnya?

Kim Kardashian Ingin Makan Plasenta Bayinya. Apakah Memang Ada Manfaatnya?

img 
Dok. Getty Images
 Plasenta yang menjadi sumber makanan bayi saat masih dalam kandungan memang dipercayai memiliki banyak manfaat, salah satunya memperlancar produksi ASI. Manfaat yang didapat dari mengonsumsi plasenta ini membuat Kim Kardashian tertarik. Kim yang diprediksi akan melahirkan anak pertamanya Julai mendatang berencana memakan plasenta bayinya.

Kim bukan satu-satunya selebriti yang tertarik memakan plasenta bayi. Selebriti seperti Holly Madison dan January Jones malah sudah melakukannya. January makan plasenta setelah ia mendapat saran dari seorang doula yang membantunya melahirkan Xander. Ketika diberikan resep tersebut oleh sang doula, January mengaku dia memang tidak pernah ragu untuk mencoba mengonsumsi plasenta. "Kita satu-satunya mamalia yang tidak memakan plasenta kita sendiri. Ini bukan soal mistis atau apapun! Aku menyarankannya pada semua ibu," tutur mantan kekasih Josh Groban itu.

Sebenarnya bagaimana plasenta bayi diolah sehingga bisa jadi makanan layak konsumsi? Amankah memakan plasenta bayi ini? Situs baby center memberikan uraiannya.

Memakan plasenta bayi sudah menjadi tradisi di beberapa budaya dunia. Ibu-ibu zaman dulu percaya plasenta mengandung semua manfaat kebaikan yang mendukung bayi selama di dalam kandungan. Dan setelah bayi lahir, manfaat dari plasenta itu masih ada. 

Aktivitas mengonsumsi plasenta ini tidak hanya dilakukan manusia. Hewan pun melakukannya, mereka memakan plasenta bayinya langsung setelah melahirkan. Dengan memakan plasenta, sang ibu mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya setelah dia menggunakan seluruh energinya untuk melahirkan. Hewan melakukan ini juga untuk menghilangkan jejak agar tidak ada predator yang memangsa bayi mereka.

Apakah memang mengonsumsi plasenta boleh membuat ibu lebih cepat pulih pasca melahirkan?

Ibu-ibu yang memakan plasenta bayinya percaya hal tersebut boleh membuat mereka pulih dari rasa sakit dan lelah setelah melahirkan. Beberapa ibu lain meyakini plasenta tersebut memberikan mereka energi lebih, rahim cepat pulih dan menghentikan pendarahan setelah melahirkan. Sejumlah ibu lain percaya mengonsumsi plasenta bisa menyeimbangkan hormon sehingga ibu tidak berisiko mengalami baby blues.

BabyCenter Singapore Medical Advisory Board mencatat plasenta memang kaya akan protaglandin, hormon ini membuat rahim berkontraksi. Kontraksi rahim pasca melahirkan ini merupakan usaha merupakan usaha untuk mengerutkan pembuluh darah yang terbuka karena terpisahnya plasenta (ari-ari) dan rahim akan kembali ke ukuran dan ke lokasi seperti sebelum melahirkan. Plasenta juga mengandung oksitois, meski jumlahnya hanya sedikit. Hormon oksitosin dikenal sebagai hormon kebahagiaan dan bisa membuat produksi ASI lebih lancar.

Apakah ada manfaatnya mengonsumsi plasenta?

Sejauh ini hanya ada sedikit bukti soal manfaat dari mengonsumsi plasenta bayi ini. Menurut pakar BabyCenter, Dr Lai Fon-Min, kemungkinan juga hanya ada sedikit kandungan plasenta yang memiliki manfaat untuk ibu baru melahirkan. Dia juga memperingatkan untuk tidak mengonsumsi plasenta yang belum dimasak. Plasenta yang belum dimasak berisiko menularkan penyakit Hepatitis B dan C serta HIV.

1 ulasan:

Arkib Blog