Lelaki ini ditangkap kerana melakukan perbuatan tak senonoh dengan anjing jirannya di caravan

on 13 Januari 2012



Ray Lynn Mitcham Jr ditangkap oleh pihak berwajib di Cumberland County, North Carolina, pada Isnin (09/01) setelah tetangganya mengatakan  bahawa ia melihat Mitcham berhubungan seks dengan anjing peliharaannya.


Lelaki  berusia 33 tahun dari Linden, North Carolina ini didakwa dengan kejahatan terhadap haiwan. Dia akan tampil di hadapan hakim di penjara county pada 9 Januari dan dibebaskan dengan wang jaminan 5.000 dolar.


Debbie Tanna Dari Pejabat Sheriff Cumberland County mengatakan bahawa insiden tersebut terjadi 2 Januari lalu, dimana tetangga Mitcham, yang juga merupakan pemilik tanah yang ditinggalinya, membuka pintu caravan dan melihat lelaki tersebut berhubungan seks dengan anjingnya.


Sang anjing, kemudian dibawa ke Cumberland County Animal Control, dimana doktor haiwan mengambil sampel DNA yang menurut Tanna sesuai dengan Mitcham.


“Tidak mungkin dia bioleh mengelak dari bukti ini,” kata Tanna kepada Associated Press yang dikutip huffingtonpost.


Dr John Lauby, direktur Cumberland County Animal Control, mengatakan bahawa pemeriksaan menunjukkan tidak ada cedera fizik pada anjing tersebut

Wanita Habiskan 50 ribu dolar Guna Mengklon Anjingnya yang Mati



Terkadang sulit untuk menerima kenyataan ketika haiwan peliharaan kesayangan kita mati, dan itulah yang dialami oleh Danielle Tarantola ketika anjing peliharaannya Trouble mati tiga tahun yang lalu.
Namun, kerana cintanya yang begitu besar pada terhadap anjing peliharaannya tersebut, wanita dari New Yor, Amerika Syarikat (AS) ini rela mengeluarkan wang 50 ribu dolar untuk memiliki peliharaan yang sama, dengan mengklon DNA Trouble.




Akhirnya, ia pun memiliki anjing yang sama dengan sebelumnya yang ia beri nama ‘Double Trouble’ setelah menghubungi satu-satunya perusahaan klon haiwan di dunia yang terletak di Korea Selatan.
“Saya benar-benar tidak dapat membezakan mereka. Begitu banyak gerak dan cara mereka bermain yang sama.” tutur Danielle tentang anjing barunya itu.


Beberapa bulan lalu,bekas pekerja di Wall Street tersebut mendapat panggilan telefon dari para ilmuwan perusahaan yang memberitahukan bahawa anjing betina pengganti pembawa embrio yang dikembangkan dari DNA Trouble telah berhasil hamil. Dan beberapa minggu kemudian, Danielle menyaksikan kelahiran Double Trouble dengan webcam dari rumahnya di Amerika Syarikat.






Diketahui, Danielle begitu sedih ketika ia kehilangan Trouble, anjing yang dimilikinya sejak masih berumur 18 tahun, saat ia mati tiga tahun yang lalu.
“Dia seperti anak bagi saya, aku memperlakukan dia lebih baik daripada kebanyakan orang memperlakukan anak-anak mereka.” tutur Danielle yang dikutip Mail Online.


Danielle bahkan mendandani anjingnya dengan kostum-kostum rumit termasuk tuksedo saat hari pernikahannya, dan memiliki potret besar Trouble dilukis di dinding rumahnya.




Cara bijak sipencuri TV LG Plasma TV 42-inch

Saksikan cara bijak lelaki ini mencuri TV plasma



Pecah rumah dan tinggal nota seluar dalam


IPOH: Tindakan seorang lelaki yang memecah masuk beberapa rumah penduduk sebelum meninggalkan nota misteri dan seluar dalam yang sudah dipakainya, menggemparkan penduduk sekitar Gunung Rapat dan Taman Silibin, di sini.
Lelaki itu didakwa sengaja menakutkan-nakutkan penduduk kerana kandungan nota yang diletakkan memaklumkan dia akan datang semula ke rumah mangsa pada lewat malam.
Setakat ini, tiga gangguan dikesan dilakukan suspek di sekitar kawasan berkenaan termasuk kejadian terbaru, membabitkan rumah seorang pensyarah wanita di Gunung Rapat, semalam.


Mangsa yang hanya mahu dikenali sebagai Nonie, 37, berkata dia hanya menyedari rumahnya diceroboh suspek ketika bangun daripada tidur untuk menyiapkan persekolahan anaknya pada jam 6 pagiMenurutnya, pembantu rumah yang menyediakan sarapan di dapur memberitahu dia mendapati ada kertas diselitkan di bawah pintu belakang rumah.

Tahanan lari hanya berseluar dalam


Seorang tahanan di Jepun Li Guolin yang dihukum 23 tahun penjara, ternyata melarikan diri hanya dengan mengenakan seluar dalam berwarna putih.


Peristiwa larinya seorang tahanan Li Guolin, dari penjara Hiroshima itu menjadi yang pertama kalinya sejak dua dekad lalu. Pada saat itu, Li tengah menanggalkan pakaian seragam i penjara. Li  memanjat sebuah perancah yang sering digunakan petugas kontraktor bangunan untuk memanjat dinding penjara.


"Li terjatuh, namun dirinya berhasil melarikan diri," ujar seorang warden penjara, seperti dikutip AFP, Khamis (12/1/2012).


Li yang berusia 40 tahun itu merupakan seorang buruan yang dicari oleh polis Jepun. Pelarian Li dari penjara Hiroshima ampak memenuhi siaran berita di Jepun. Para warga pun nampak gelisah dengan kaburnya Li dari penjara kerana Li adalah seorang pembunuh.


Seorang perempuan tua di Hiroshima bahkan tidak boleh tidur dengan tenang ketika mendengar berita kaburnya Li. Dirinya langsung mengunci rumahnya dan berjaga-jaga.


Larinya seorang tahanan dari penjara merupakan hal yang langka di Jepun. Hal itu disebabkan kerana penegakkan hukum yang tergolong cukup efektif. Peristiwa yang sama terjadi pada 1990 lalu.


Hampir 800 anggota polis ditugaskan untuk memburu tahanan tersebut. Mereka juga melakukan penjagaan ketat di sekitar stesen kereta dan melakukan penyisiran wilayah dengan bantuan anjing pengesan.


Sumber : http://international.okezone.com

Akibat tak belajar dari kesalahan










Sadis,Ibu Sembunyikan Mayat Anaknya di Antara Tompokan Sampah di Rumahnya


Seorang wanita di Inggris membiarkan rumahnya dipenuhi sampah selama berbulan-bulan. Parahnya lagi, dia menyembunyikan mayat seorang anak kecil, yang ternyata anaknya sendiri, di antara tompokan sampah tersebut. Mengerikan!


 Kimberly Hainey (37), nama wanita tersebut, dinyatakan bersalah oleh pengadilan atas tuduhan pembunuhan terhadap anaknya sendiri, Declan, di rumah mereka di Paisley, Renfrewshire. Demikian seperti diberitakan oleh Daily Mail, Khamis (12/1/2012).


 Kimberly dinyatakan bersalah kerana tidak melaporkan kematian anaknya kepada pihak polis mahupun pihak berkuasa setempat. Kimberly dengan sengaja menyembunyikan jasad buah hatinya di rumah tersebut, dengan berpura-pura bahawa anaknya masih hidup selama berbulan-bulan.


 Kimberly selalu berdalih sang buah hati tengah diasuh oleh keluarganya yang lain. Dia juga kadang menyebut, anaknya tengah berada di pusat penjagaan anak. Orang-orang yang ada di sekitar Kimberly pun percaya saja dengan ucapannya ini.


 Dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Glasgow, Kimberly dinyatakan bersalah atas sejumlah dakwaan, yakni dengan sengaja membuat anaknya sakit, mengabaikan dan meninggalkan anaknya yang masih kecil serta memperlakukannya dengan tidak berperikemanusiaan hingga sang anak menderita dan berakhir dengan kematian.


 Pengadilan menyebutkan, Kimberly meninggalkan Declan sendirian di rumah dalam waktu yang sangat lama, tanpa memberikan makanan dan minuman yang memadai. 


 Dalam foto-foto yang dirilis oleh jaksa, terlihat keadaan rumah Kimberly yang dipenuhi dengan lautan sampah. Hampir di setiap ruangan, mulai dari ruang tamu, bilik tidur, hingga dapur, semuanya dipenuhi sampah. Salah satu foto menunjukkan buaian bayi dan kotak mainan yang dipenuhi botol plastik dan sampah bungkus makanan. Terlihat juga jejeran botol susu bertaburan di atas radiator pemanas ruangan.


 Penyebab pasti kematian Declan memang belum diketahui. Namun dari keterangan para saksi , Declan terakhir kali terlihat saat dia berusia 15 bulan. Padahal jasad Declan ditemukan di dalam buaian bayi pada 30 March 2010 lalu, di mana usianya menginjak 23 bulan. Para ahli memperkirakan Declan sudah tak bernyawa sejak 8 bulan sebelum jasadnya ditemukan.


 Detektif dari Kepolisian Strathclyde, Inspektur Maxine Martin, menyebut kasus kematian balita ini sebagai kasus yang tragis. "Pembunuhan Declan Hainey ini sangat mengerikan, kasus yang tragis," ucapnya.


 "Anda tidak boleh memahami bagaimana penderitaan Declan, tidak ada juga yang boleh mengerti mengapa seorang ibu sanggup melakukan hal seperti ini terhadap buah hatinya sendiri, anak yang tidak berdaya," tegasnya.


 Kimberly dijadualkan menghadapi sidang pembacaan tuduhan pada Khamis (12/1) waktu setempat di Pengadilan Tinggi Glasgow. Jaksa juga meminta agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut, atau yang juga disebut Fatal Accident Inquiry (FAI), terhadap penyebab kematian anak kecil tersebut.


sumber

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved