Remaja Perempuan Anggap Seks Sebagai Perencah Saat Mabuk

on 06 Januari 2012


Alkohol jadi penyebab dari seks  berisiko yang dilakukan di kalangan para remaja. Demikian peringatan yang dikeluarkan Royal College of Physicians (RCP), Inggris, dan dikutip Daily Mail, Sabtu (31/12/2011).


 Ramai remaja yang mengakui mereka melakukan hal-hal yang tak masuk akal saat mabuk dan kebanyakan meneguk alkohol membuat seks sebagai rencah bagi remaja yang hamil di usia muda dan menghidap infeksi.


 Para doktor dan perawat menanyakan kepada para remaja ini mengenai kebiasaan mereka meneguk alkohol ketika mereka datang ke klinik kesihatan seksual untuk mendapatkan alat kontrasepsi atau pil pagi hari.


 Organisasi itu mendapatkan data jika seperlima remaja perempuan usia 14 dan 15 tahun mengatakan mereka melakukan seks lebih sering saat dalam keadaan mabuk. Bahkan, lebih dari 80 peratus usia 16-30 tahun mengaku jika mereka mabuk sebelum melakukan hubungan seksual.


 Organisasi itu juga mengatakan jutaan remaja datang ke klinik kesihatan alat reproduksi untuk mendapatkan alat kontrasepsi secara percuma, pil pagi hari, atau menjalani ujian atau rawatan kerana penyakit seksual berjangkit.


 "Ada hubungan antara meminum alkohol dan kesihatan seksual yang buruk namun tak layanan yang memadai untuk memperlihatkan refleksi mengenai kaitan keduanya," demikian disampaikan Dr Simon Barton, Ketua Alcohol and Sexual Health Working Party di RCP
sumber

Bertahun-tahun Simpan Lima Jasad Bayi Hasil Hubungan Gelapnya di Almari




PENNSYLVANIA - Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Michele Kalina akhirnya mengaku dia diam-diam melahirkan di tab mandinya sebanyak lima kali, hasil hubungan gelapnya dengan rakan sepejabatya. Jasad bayi-bayi itu - dia diduga membunuh salah seorang bayi saat terlahir dalam keadaan hidup -disimpan di almari yang terkunci rapat. Bila terbukti bersalah, dia bakal dijatuhi hukuman penjara 20 sampai 40 tahun. 


Kepada seorang psikiater, ia mengaku membungkus bayi masing-masing dengan tuala dan kemudian menyimpannya dalam almari terkunci. Dia ingat bahawa bayi yang ketiga, laki-laki, masih bernyawa ketika dilahirkan.


 "Dia mungkin telah membungkus bayi terlalu erat dengan tuala sehingga bayi tidak boleh bernafas," kata Dr Jerome Gottlieb, ahli jiwa yang mendampinginya. Tubuh bayi-bayi itu kemudian dibungkus semen dan dimasukkan dalam kotak pendingin di almari.


 Lima mayat itu membusuk selama bertahun-tahun sampai puteri remajanya menemukan kerangka sisa-sisa jasad itu tahun lalu. Pada saat itu, pihak berkuasa tidak dapat menentukan bagaimana bayi-bayi itu telah meninggal.


 Kalina, seorang jururawat,mengaku selalu dalam keadaan mabuk selama kelahiran dan tidak sepenuhnya mengingat apa yang terjadi. Dia juga menderita depresi berat dan masalah kesihatan mental lainnya.


 Peguam belanya, Holly Feeney, mencari keringanan dengan alasan bahawa Kalina telah belajar untuk menyangkal kenyataan keraa ia kerap mengalami penganiayaan fizik dan seksual di masa kanak-kanak. Ia menaruh kenangan dari bayi-bayinya dalam 'almari psikologis'.

Lubang Di Jantung, Bayi Ini Boleh Meninggal Jika Menangis


Tangisan bayi kadang membuat khuatir orang tua meski hal ini normal. Namun tangisan bayi menimbulkan kekhuatiran berbeza bagi Nikki Hallett dari Inggris. 


Putranya, Rio-James Jacombe, lahir lima minggu prematur dari usia seharusnya dengan berat tak sampai dua kilogram. Ia tidak menunjukkan keanehan apapun saat baru dilahirkan, sampai fakta menunjukkan sebaliknya dua hari kemudian.


Seperti diberitakan harian Daily Mail , Rio-James ternyata didiagnosis memiliki Down's Syndrome, dua lubang di jantung, dan tidak boleh menyedut sehingga harus makan melalui tiub. Menangis boleh mengakibat fatal baginya, kerana boleh mengakibatkan batang tenggorokannya tak berfungsi.


"Suatu hari anakku menangis sampai wajahnya berubah merah dan ungu, jadi aku harus membawanya ke hospital supaya dia boleh bernafas lagi," cerita Nikki. "Aku bahkan sampai harus ikut pelatihan khusus untuk membuatnya boleh bernafas, dan aku harus membaringkannya di atas permukaan yang datar supaya dia boleh bernafas," tuturnya.


Rio-James sempat ditangani Sheffield's Children's Hospital selama lima minggu. Selama tiga minggu dirawat, bayi mungil ini harus dipasangi ventilator supaya boleh bernafas.


Para staf hospital mengingatkan Nikki kalau bayinya perlu menjalani operasi jantung saat usianya mencapai tiga tahun. Walau kedengarannya menakutkan, namun Nikki optimis akan keadaan putranya, apalagi setelah melihat Rio-James tersenyum saat berada di ruang sensor untuk penderita Down's Syndrome.


Tersentuh dengan kisah Rio-James, seorang teman Nikki menggalang dana untuk mengubah ruang makan Nikki menjadi sebuah ruang sensor. Ia memerlukan dana sebesar 400 poundsterling untuk boleh mewujudkan keinginan Nikki.


"Saya telah menggalang dana lewat kotak-kotak derma dan sejauh ini sudah mendapat 300 poundsterling ," kata teman yang baik hati itu, Jade Harvey. "Rio adalah bayi mungil yang patut mendapat bantuan."


Sumber : http://dunia.vivanews.com

Dilarang pelihara anjing kerana biarkan anjingnya mabuk minum vodka



TRIBUNNEWS.COM - Kerana  membiarkan anjing labrador miliknya meminum minuman keras hingga mabuk, seorang lelaki dilarang oleh Pengadilan Nottingham, Inggris memelihara seekor anjing.


Cerita anjing mabuk itu berawal, saat Matius Cox tengah menghabiskan waktunya meminum minuman keras berjenis vodka bersama seorang rakannya di rumahnya, pada 22 Ogos 2011.


Saat ia meninggalkan ruang biliknya untuk merokok, tak sadar ia meletakan gelas minumannya yang terisi penuh dengan vodka di atas lantai.


Mungkin dikira air, minuman alkohol itu dijilat oleh Max, anjing labrador berusia enam bulan milik Matius. Dibawah pengaruh alkohol, Max kemudian berjalan terhuyung, dan jatuh tersungkur di dekat kediaman Matius.


Matius sekembalinya dari merokok melihat anjingnya telah meminum minuman keras miliknya, kerananya ia segera menghubungi polis juga doktor haiwan.


Polis serta doktor haiwan yang tiba di kediaman Matius segera melakukan pertolongan pertama terhadap Max, dengan memasukan cairan yang dapat mengeluarkan alkohol melalui sistem perncernaan.


Menilai perbuatan Matius, hakim yang menyidangkan kesnya, Hakim JA Smith, menyatakan perbuatan Matius tergolong perbuatan bodoh. Sejak kejadian itu, kini Max dipelihara oleh orang lain, dan mendapatkan rumah baru.

Gara-gara Onani, Anunya Tersangkut di Bangku Taman


Empat anggota SAR Hongkong harus menghabiskan 4 jam di sebuah taman untuk membebaskan penis seorang lelaki yang tersangkut di salah satu lubang bangku di taman Lantian, Hongkong – China.




 Dari pengakuan si lelaki malang tersebut, diketahui penisnya menjadi terjepit dan tidak boleh dia lepaskan ketika dia menggunakan lubang besi di bangku taman tersebut untuk melakukan onani.Lelaki bernama Le Xing, 41 tahun, tersebut di duga seorang leaki yang kurang sihat mentalnya dan menghidap kelainan seks.


 Lubang besi pada bangku tersebut terbilang kecil tetapi Le Xing memaksakan penisnya masuk kedalam lubang tersebut untuk melepaskan hasrat birahinya. Tetapi ketika penisnya menjadi tegang dan membesar dia menjadi panik sebab dia tidak boleh mengeluarkannya dari lubang tersebut. Akhirnya Le Xing menelefon polis meminta pertolongan.


 Untuk membebaskan penis pria tersebut, anggota SAR terpaksa membawa Le Xing bersama dengan bangku besi sepanjang 2,5 meter tersebut ke hospital. Doktor mengatakan bahawa lelaki tersebut sangat beruntung sebab penisnya masih baik ketika dikeluarkan dari jepitan besi tersebut.


 Para fotografer dalam foto yang mereka buat di surat khabar-surat khabar berbahasa China menunjukkan para petugas SAR ini membawa Le Xiang bersama logam tertutup selimut merah.


 Dibawah ini adalah cuplikan video rakaman ketika Le Xing naik ambulans untuk di bawa ke Hospital. Nampak Le Xing mengerang kesakitan, tubuhnya bersama dengan bangku taman “KEKASIHnya”.



Mahasiswa ini selamba gantung lukisannya sendiri di sebuah Muzium


Tidak ada yang salah dengan mengagumi karya diri sendiri. Namun mempamerkan lukisan karya peribadi secara ilegal di sebuah muzium tentu merupakan sebuah pelanggaran.


Seorang mahasiswa Akademi Seni Rupa Wroclaw Andrew Sobiepan mendatangi Muzium Nasional di Wroclaw, Poland untuk menggantung lukisan yang dibuatnya.


"Aku tidak ingin menunggu 30 atau 40 tahun lagi untuk melihat lukisanku tergantung di muzium ini sehingga aku datang kesini untuk menggantungnya sendiri," ujar Sobiepan seperti dikutip upi.com, Kamis, (5/1/2012).


Para petugas di muzium nasional baru menyedari tindakan lelaki nekad itu tiga hari kemudian. Lukisan itu pun akhirnya diturunkan.


Sumber : http://international.okezone.com

Parah...Harimau zoo sambar kepala budak


MOSCOW: Kegembiraan satu keluarga mengunjungi zoo bergerak di Blagoveshchensk, timur Russia bertukar tragedi yang hampir menyebabkan kematian apabila seorang daripada mereka diserang harimau, semalam.


Hanya dikenali sebagai Timofei, budak berusia tiga tahun itu sedang berdiri berhampiran pagar sementara yang menempatkan harimau Amur - spesies hidupan liar yang jarang ditemui.




Ketika Timofei bersedia dirakamkan gambar oleh ibu bapanya, harimau itu menjangkau kepala mangsa menyebabkan berlaku kekecohan.




Saksi berkata, seorang pekerja zoo berjaya memukul haiwan liar itu dengan kayu sebelum ia melepaskan kepala Timofei.




Mangsa kemudian dikejarkan ke hospital dan menjalani pembedahan kritikal selama dua jam Doktor berkata, Timofei mengalami kecederaan parah pada kepala dan otak. - DM


sumber : myMetro

Trend Terbaru Aneh Awek Jepun, Suka Jilati Gagang Pintu Seperti Oral Seks

Awek-awek di negara Jepun ini memang kelakuannya kadang aneh-aneh. Yang terbaru di Jepun kini para aweknya disana demam menjilati gagang pintu yang beragam bentuknya tersebut seperti layaknya gaya wanita sedang melakukan oral seks. Sungguh hal yang aneh dan tidak ditemui di tempat lain, lihat saja foto foto kelakuan mereka seperti terlihat dibawah ini .





Kena kongsi isteri,ikrar geng kongsi gelap


KUALA LUMPUR: Rela berkongsi isteri. Itu antara sumpah atau ikrar yang dilafazkan ketika upacara khas atau ritual untuk merekrut ahli baru bagi satu kumpulan kongsi gelap.


 Perkara itu didedahkan seorang bekas pengikut kumpulan berkenaan yang hanya mahu dikenali sebagai Burn, 23 dan pemuda terbabit juga meminta nama kumpulan itu dirahsiakan demi keselamatannya.


 Burn yang menganggotai kumpulan itu selama tiga tahun, nekad meninggalkannya pertengahan tahun lalu selepas sering diugut rakan sekumpulan kerana gagal melunaskan bayaran bulanan selain diarah melakukan jenayah seperti memukul orang dan bergaduh.


 Menceritakan lebih lanjut mengenai upacara merekrut ahli baru kumpulan dianggotainya itu, Burn berkata, dia dan beberapa bakal ahli dibawa ke sebuah tokong di selatan tanah air yang terletak jauh dari pusat bandar.






 “Upacara merekrut ahli baru ini dilakukan dalam skala besar atau kecil mengikut berapa ramai ahli baru yang akan direkrut dan kebiasaannya dilakukan pada lewat malam,” katanya sambil menjelaskan penyertaannya dalam kumpulan itu disebabkan terpengaruh dengan pujukan rakan.


sumber : myMetro

Mamat berlagak tunjuk aksi drift depan anggota JPJ



KUALA LUMPUR: Layan drift depan anggota kereta peronda. Begitulah lagak berani seorang pemilik Nissan Silvia yang sepatutnya digunakan untuk pameran kereta seperti seolah-olah mencabar peronda Jabatan Pengangkutan Jalan (JPJ) yang sedang melakukan rondaan di Bandar Tasik Selatan, Cheras.


 Bagaimanapun, pemilik kenderaan berusia 24 tahun itu terlupa penguat kuasa JPJ mampu menjejaki kenderaannya berdasarkan nombor pendaftaran digunakan.




 Hasil intipan Unit Risikan Operasi JPJ Kuala Lumpur, pemandu kenderaan berkenaan dicekup bersama keretanya itu di rumahnya di Taman Connaught, Cheras kelmarin.




 Pengarah JPJ Wilayah, Mohd Nadzri Osman berkata, ketika sepasukan anggota peronda JPJ sedang membuat rondaan di kawasan berkenaan, mereka ternampak sebuah kereta jenis Nissan Silvia berwarna hijau yang diubah suai dan ketika cuba ditahan, pemandu kereta berkenaan sengaja memecut laju.




 “Pasukan peronda yang mencurigai mengekori kenderaan berkenaan bagaimanapun pemandu terbabit menunjukkan keangkuhannya dengan mempamerkan aksi drift di hadapan kereta peronda sebelum melarikan diri.




 “Bagaimanapun, melalui nombor pendaftaran kenderaan itu, Unit Risikan Operasi berjaya menjejaki kereta itu dan mencekup pemiliknya selain menyita kenderaan itu,” katanya kepada Harian Metro, semalam.






 Katanya, siasatan awal mendapati keretanya itu kebiasaannya dipamerkan ketika pameran kereta di ibu kota bagaimanapun cara badan kereta dan ekzos itu tidak diubah suai tidak mengikut spesifikasi ditetapkan.




 Beliau berkata, cara pemanduan drift di jalan biasa adalah kesalahan berat kerana ia bukan saja membahayakan pemandu itu sendiri malah pengguna jalan raya lain.


 sumber : myMetro

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved