Jennine yang dulu bernama Russell sudah merasa bahawa dirinya berbeza dan ingin menjadi wanita semenjak belia. Namun untuk menghindari keinginannya tersebut, ia pun bergabung menjadi tentara pada usia 16 tahun dengan berpikiran bahwa dirinya boleh menjadi lebih macho.
Sebagai anggota tentara Inggris Queen's Lancashire Regiment, saat itu Russell memiliki karier gemilang di bidang tentara dan sudah berkeliling dunia untuk menjalankan tugasnya. Walaupun begitu, ia cenderung pendiam dan tidak terlalu akrab dengan banyak lelaki seprofesinya.

Akhirnya kerana penyakit mata yang dideritanya, pada tahun 2005 Russell rasmi keluar dari anggota tentara setelah hampir 25 tahun melayani negaranya. Semenjak itupun ia semakin yakin untuk melakukan perubahan jenis kelamin yang telah diinginkannya sejak lama.
Saat melakukan terapi penggantian jenis kelamin, tidak semua orang di sekitarnya mendukung. Ada pihak yang mendukung, namun ada pula orang-orang yang merosak kereta dan rumahnya. Akhirnya pada tahun 2011, Jennine melakukan operasi terakhirnya dan kini fisiknya telah benar-benar menjadi wanita. Transgender asal Inggris yang kini tinggal di Darlington, County Durham tersebut mengaku bahagia dengan kehidupannya yang baru sebagai wanita.
Dengan pengalamannya saat menjadi tentara, kini Jennine membuka bisnis tayar kereta setelah mencuba berbagai profesi. "Saya mendapat idea dari mengerjakan mesin saat menjadi tentara. Tapi saya juga menderita dari kerusakan tayar kereta saat saya dalam masa transisi dan orang-orang merusak kereta saya, menaruh paku di tayar kereta saya," ujarnya seperti dikutip dari Daily Mail.
sumber: wolipop




Tiada ulasan:
Catat Ulasan