Dengan 400 Sebatan dan 2 Tahun Penjara, Cinta Yani Tak Pernah Surut!

on 05 Mei 2011

JAKARTA, RIMANEWS ——- Hanya kerana cinta, Yani, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi harus menerima hukuman sebat sebanyak 400 kali, dan hukuman penjara selama dua tahun. Yani pun pasrah menerimanya semua kerana rasa sayangnya kepada anak majikannya.

“Tiga bulan saya kerja. Diajak anak majikan saya. Saya mahu bersama dia. Dia bawa lari saya ke Riyadh,” ujarnya.

Ia pun akhirnya hidup bersama dengan anak majikannya serumah Di Riyadh, ia mengaku tinggal di sebuah rumah sewa.

“Saya dibayarkan rumah sewa oleh dia,” tuturnya.

Namun kisah cintanya harus berakhir, ketika berkuasa Arab Saudi mendapati kediamannya. Yani pun ditangkap atas tuduhan melakukan tindak jenayah Akhlakiyah.

“Itu seperti main dengan cowok. Saya ditangkap sehari mahu pulang ke Indonesia,” terangnya.

Ia pun dan kekasihnya akhirnya ditahan oleh pihak polis Arab Saudi. Mirisnya, hukuman sebat 400 kali justru diterima Yani. Sementara, sang kekasih Yani tidak menerima hukuman keraa hukumannya dilimpahkan ke Yani.

“Tetapi hukumannya (anak majikannya) dilimpahkan ke saya semuanya,” ujarnya dengan mimik penuh kekesalan.

Walaupun harus menerima hukuman cambuk dan penjara selama dua tahun, Yani mengaku, cintanya kepada anak majikin tak menyusut. Yani masih menjalin komunikasi dengan kekasihnya. “Tadi di lapangan terbang (Arab Saudi), dia menelefon saya,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yani, bersama dengan 54 TKI lainnya yang menjalani hukuman penjara di Arab Saudi, tiba di Tanah Air pada hari ini.

Mereka boleh menghirup udara bebas, setelah Pemerintah Indonesia berbincangdengan Pemerintah Arab Saudi.

Ketika ditanya apakah Yani akan kembali ke Arab Saudi, untuk menemui kekasihnya, ia mengaku belum tahu. Ia juga mengaku belum tahu apa yang akan ia lakukan setelah ia kembali ke Indonesia.

“Saya belum tahu, saya sudah hubungi keluarga. Tapi saya belum tahu pulang atau tidak. Saya malu. Tetapi orangtua saya mahu menerima saya kembali,” ucap gadis berusia 22 tahun asal Bima, Nusa Tenggara Barat ini.

Osama Tewas, LelakixGanti Plat Kereta 'GETOSAMA' jadi ‘GOTOSAMA’

TEMPO Interaktif, New York - Seorang lelaki di Kota New York yang menang dalam pengadilan untuk hak atas plat kereta “GETOSAMA” mengatakan dia akan mengganti plat keretanya menjadi “GOTOSAMA”. Hal itu dilakukannya untuk menandakan tewasnya Usamah bin Ladin.

“Itu merupakan cara saya berterima kasih terhadap tentara dan semua yang mereka korbankan untuk hal ini,” ujar Arno Herwerth, 46 tahun, dari Hauppauge.

Herwerth pada 2007 mendapat plat bertuliskan “GETOSAMA” kerana kesal Usamah belum tertangkap setelah serangan ke Menara Kembar World Trade Center pada 11 September 2001.

“Saya kecewa kerana selama bertahun-tahun pembunuh itu lepas dan tidak boleh ditangkap,” ujar Herwerth. Namun, negara awalnya menolak memberikan plat kereta itu kerana dikhuatirkan dianggap menghina sekelompok etnis tertentu. Herwerth lantas mengambil langkah hukum dan mendapat hak untuk menggunakan plat “GETOSAMA”.

Setelah pengumuman tewasnya Usamah pada Ahad, keesokan harinya Herwerth mendaftarkan untuk mendapat plat “GOTOSAMA”. Komputer yang bermasalah di Departemen Motor dan Kendaraan (DMV) membuat Herwerth gagal mendapat plat itu. Namun, juru bicara DMV Jackie McGinnis kini komputer tersebut sudah diperbaiki dan Herwerth boleh mendapat plat “GOTOSAMA”.

“Ia sudah menghubungi petugas kami dan ia akan mendapat plat itu,” ujar McGinnis. “Tidak akan ada masalah.”

Inilah wajah isteri muda Osama yang menjadi perisai saat ditembak

Ketika operasi penyerangan pasukan khas Amerika Syarikat (AS), Osama bin Laden sedang bersama isteri termudanya di sebuah rumah mewah di Pakistan. Osama tewas dalam operasi itu, sementara sang istri tertembak di bahagian kaki.

Diberitakan news.com.au, Khamis (5/5/2011), wanita yang menjadi isteri kelima Osama itu bernama Amal Ahmed Abdul Fatah (29). Petugas menemukan identitinya dari pasport yang ditemukan di dalam rumah.

Dari foto yang didapat ABC News, terlihat jelas wajah Fatah yang masih muda. Dia mengenakan jilbab hitam dan memiliki renungan yang tajam.

Dia adalah satu-satunya isteri Osama yang tinggal di rumah tersebut. Usianya masih muda ketika keluarganya menikahkan dengan Osama. Kini, Fatah dan Osama sudah memiliki tiga anak. Sementara isteri Osama lainnya, satu orang diceraikan dan tiga lainnya pindah ke Syria.

Para pejabat AS sebelumnya mengatakan, Fatah adalah wanita yang menjadi perisai hidup ketika tentara AS hendak menembak Osama. Fatah juga dikatakan berada di dalam bilik saat operasi berlangsung.

Menurut ABC News, Fatah terkena tembakan di bahagian kaki dan kini ditahan untuk diadili.

Para pejabat senior di AS menolak memberikan akses bagi para wartawan untuk menemui Fatah. Alasannya, wanita berkulit putih tersebut perlu dirawat.

 (mad/mad)

sumber :http://www.detiknews.com

Kepala Labah-labah Bermotif Tengkorak Manusia Bikin Gegar

Seekor labah-labah dengan kepala bermotif mirip tengkorak manusia menggegarkan warga yang tengah berada di gedung DPRD Kabupaten Cianjur

  Haiwan berwarna kuning dan hitam yang motif bentuk kepalanya tidak seperti labah-labah lainnya itu berukuran sekitar 10 sentimeter.

Pertama kali, labah-labah aneh itu ditemukan anggota Polsek Cianjur Briptu Apud yang sedang mengawal jalannraya. Saat itu, Apud yang sedang berada di kawasan parking, melihat seekor labah-labah yang aneh.

"Ketika diperhatikan dengan teliti, ternyata bentuk kepalanya mirip tengkorak manusia," kata Apud .

Sontak, penemuan labah-labah oleh anggota Polres Cianjur ini menjadi tontonan masyarakat yang tengah berada di kawasan gedung DPRD Cianjur. Meski terlihat liar, namun laba-laba itu ternyata jinak. "Biasanya, labah-labah kalau dipegang suka gigit. Tapi ini tidak," ujarnya.

Apud belum mengetahui jenis beracun atau tidaknya labah-labah itu. Ia mengaku akan memelihara labah-labah itu. "Saya akan pelihara, kerana keanehan bentuk kepalanya yang mirip tengkorak manusia. Mudah-mudahan saja membawa berkah," kata Apud berseloroh.

Sanggup bunuh 4 orang anak untuk nampak baik di hadapan orangtuanya

TRIBUNNEWS.COM - Seorang perempuan menerima hukuman penjara 12 tahun,Selasa (4/5/2011), kerana membunuh empat bayinya yang baru lahir kerana ingin tetap dilihat sebagai anak yang baik di depan orangtuanya. Demikian dilapor AP.

Perempuan yang bernama Sietske H ditangkap pada tahun lalu setelah mayat bayinya yang membusuk ditemukan di dalam beg di rumahnya yang berselerak. Bayi itu lahir antara tahun 2003-2009. Pengadilan Disrik Kota Leeuwarden, Belanda, menyatakan dia didapati bersalah kerana pembunuhan.

Sietske H mengatakan tidak ingin orang tahu mengena kehamilannya dan berusaha menutupi kehamilannya yang berlaku empat kali, dan juga dari ayahnya, sebelum melahirkan bayi dan terus membunuhnya.

Dalam sidang pengadilan disebutkan jika dia membunuh bayi pertamanya dengan menekap menggunakan bantal kerana menangis. Dia lalu membunuh bayi berikutnya dengan cara yang sama. Dia mengaku takut ke klinik pengguguran kerana tak ingin ditanya mengenai kehamilan sebelumnya.

“Tersangka mengatakan jika dia ingin dilihat sebagai anak perempuan yang sempurna bagi orangtuanya,” demikian disampaikan hakim dalam pernyataan tertulis. Ketika hakim ditanyai mengenai hukuman maksimum yang dijatuhkan kepada Sietske H, mereka menyatakan jika ini adalah sebuah fakta yang mengejutkan kerana seorang ibu tega membunuh bayinya yang tak boleh membela diri bahkan dengan bantal dan tangannya sendiri.

'Nenek ganja' ditangkap

Kesian nenek-nenek ini..
saya petik dari myMetro

REDWOOD CITY: Dua wanita warga emas California dipenjara selepas bersalah menanam ratusan pokok ganja di rumah mereka di San Bruno, kata pihak berkuasa semalam. Digelar sebagai ‘nenek ganja’, Aleen Lam, 72, dan Virginia Chan Pon, 65, diberkas Jumaat lalu.
 Virginia Chan Pon

 Aleen Lam

Pegawai mahkamah San Mateo, Steve Wagstaffe, berkata polis menerima aduan orang awam mengenai kes kecurian di sebuah rumah.


Apabila tiba di rumah berkenaan, katanya, polis mendapati pintu depannya dipecahkan, tetapi tiada sesiapa di dalam rumah.


“Melalui pintu yang pecah ditendang itu, polis ternampak pasu ditanam ganja di dalamnya,” katanya.


Selepas mendapat waran geledah, polis menemui 800 pokok ganja, wang lebih RM8,900 dan sambungan haram elektrik.


Lam dan Pon mengaku tidak bersalah. - AP

Gambar Osama ditukar ke Obama


Amacam boleh...

Pelari Maraton Bogel Kejutkan Polis

WASHINGTON, KOMPAS.com - Seorang pelari maraton AS yang melucuti pakaiannya dalam satu lumba lari mengejutkan petugas polis AS. Namun mereka balik "memberi kejutan" kepada pelari itu dengan sengatan Taser, demikian laporan media, Selasa (3/5/2011).


Brett Henderson (35) ditangkap kerana melakukan perbuatan tak sopan di khalayak ramai selama Flying Pig Marathon, Minggu, demikian laporan Cincinnati Inquirer. Ketika polis melihat Henderson tak memakai seluar mereka memerintahkan dia untuk masuk ke dalam kereta polis.

 Namun Henderson tetap berlari. Polis lalu bertindak dengan menggunakan Taser (senjata setrum yang menggunakan arus listrik untuk mengganggu kekuatan otot) dan menundukkan dia, kata surat khabar tersebut.

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved