Telinga bayi berbentuk kalimah Allah

on 22 April 2011

METRO - Rianto, orangtua bayi yang memiliki bentuk telinga kiri seperti kalimah Allah, dan telinga kanan seperti tulisan Arab Muhammad mengaku tidak memiliki firasat sebelum mahupun sesudah kelahiran putri pertamanya tersebut.

 "Tidak pernah ada mimpi-mimpi atau firasat," ujarnya kepada Tribunlampung.co.id, Rabu (20/4/2011).

 Menurutnya, kejadian ini membuat masyarakat datang ke rumahnya. "Kesian bayi ini masih kecil, kalau ramai warga datang melihat," tuturnya.

 Untuk diketahui, para medik di RSUD Ahmad Yani dihebohkan dengan bayi dengan bentuk telinga seperti tulisan arab asma Allah di sebelah kiri, seperti tulisan Muhammad di telinga kanan.

 Bayi yang diberi nama Rafika Najila Farjana lahir pada 10 April dari pasangan Rianto dan Suparmi, warga Merandung Sari, Lampung Timur. "Saya dibawa ke hospital setelah muntah-muntah," ujar Rianto.

 Penemuan ini mendapat perhatian para medik di wad kanak-kanak hospital tersebut. Bayi tersebut lahir dengan berat 3,3 kg dan panjang 50 cm.

Wajah Baru Borakkosong.com


Tertunailah hajat nak buat flash header untuk blog borakkosong.com
Dengan warna latar belakang baru dan dengan semua serba baru akan menambahkan
lagi semangat untuk berblog.
Fash header ini telah di buat oleh Saudara Fahmi Mahat (: http://fahmimahat.blogspot.com)
Kepada sesiapa yang berminat untuk membuat flash header boleh hubungi saudara
Fahmi.Hasil kerjanya sungguh memuaskan serta harga pun berpatutan.
Terima Kasih saudara Fahmi untuk header yang cun ini.

Ibu 66 Cm Yang Sedang Menantikan Kelahiran Bayi Ketiga

Seorang ibu terkecil di dunia ketika ini sedang menantikan kelahiran anak ketiganya meski dia telah diperingati bahawa kehamilan akan membahayakan hidupnya.

Stacey Herald, yang tingginya hanya 66 cm, sudah memiliki dua anak. Sejak awal para doktor telah memberi tahu bahwa kehamilan dapat menyebabkan dirinya meninggal. Namun, dia nekad menentang peringatan doktor. Perempuan 35 tahun dari Dry Ridge, Kentucky, Amerika Syarikat, itu menderita osteogenesis imperfecta, yang menyebabkan kerapuhan tulang dan paru-paru tidak berkembang sehingga dia tidak mungkin mencapai tinggi badan yang normal.


Sekarang, Herald yang menggunakan kerusi roda, dan suaminya, Will, yang tingginya 175 cm, sedang menunggu kelahiran anak ketiga, seorang bayi laki-laki yang diperkirakan lahir dalam empat minggu lagi. Herald tidak boleh  lagi memangku putrinya kerana perutnya telah membusung sedemikian rupa. Dia pun  bergantung pada suaminya untuk melakukan banyak hal.

 Dia mengakui, kehamilan merupakan sesuatu “yang tidak nyaman”. Meski ada berbagai rintangan, pasangan itu mengatakan, mereka ingin punya lebih ramai anak.

 Pasangan itu bertemu tahun 2000 ketika bekerja di sebuah supermarket di tempat asal mereka. Keduanya sangat ingin punya anak setelah menikah tahun 2004. Namun, para doktor memperingatkan Herald bahawa seorang bayi akan berkembang sedemikian besar dalam tubuhnya yang kecil itu dan hal itu akan menekan organ-organnya serta mencekik dia.

 “Saya sangat kecewa ketika dikatakan saya tidak boleh punya anak. Sepanjang hidup, orangtua saya mengatakan kepada saya bahwa saya boleh melakukan apa pun. Ada doktor-doktor itu yang mengatakan bahwa saya tidak boleh membentuk keluarga yang lengkap. Itu sangat menyakitkan,” kata Herald.

 Lapan bulan kemudian, pasangan itu bergembira saat mengetahui Herald hamil. Mereka berkeras untuk mempertahankan kehamilan tersebut meski keluarga dan doktOr meminta mereka untuk mempertimbangkannya kembali.

 Herald, yang memutuskan tidak memakai kontrasepsi, mengatakan, “Mereka semua berkata kepada saya bahwa saya akan mati. Mereka meminta saya untuk tidak memiliki bayi. Bahkan ibu saya mengatakan, ‘Kamu tahu kamu ingin hidup, bukan?’ Saya kata kepadanya, adalah mujizat bahawa saya ada, bahawa saya hidup. Mengapa ini (punya anak) bukan merupakan mujizat juga.”

Setelah 28 minggu, para dokter melakukan bedah  dan seorang putri, Kateri, lahir tahun 2006. Dia membesar dengan sihat. Namun, hati keluarga itu remuk redam ketika mengetahui Kateri memiliki keadaan cacat bawaan dari Herald, iaitu tidak akan pernah memiliki tinggi badan yang normal.

 Meski demikian, keluarga muda itu terus menjalani hidup dengan normal. Herald hamil lagi setahun kemudian. Dia mengatakan, “Sama seperti waktu sebelumnya, setiap orang berteriak kepada kami, ‘Apa yang kamu lakukan.’ Para doktor mengatakan kepada saya bahwa saya memaksakan keberuntungan saya. Tetapi kami hanya berdoa kepada Tuhan.”

 Tentang kehamilannya yang kedua itu dia mengatakan, “Itu merupakan saat yang sulit, saya menjadi besar dengan begitu cepat. Pada titik terburuk, saya ingat saya menangis kerana saya kelihatan seperti bola pantai dengan kepala dan kaki yang kecil. Saya berminggu-minggu tidak boleh melakukan apa pun untuk diri saya sendiri kerana perut saya begitu besar. Saya selalu boleh mengerjakan segala sesuatu, tetapi kali ini saya tidak boleh.”

 Para doktor mencuba membiarkan bayi yang kedua tinggal selama mungkin di dalam tubuhnya, membiarkan kehamilannya hingga 34 minggu. Putri kedua, Makaya, kemudian lahir. Sekarang kedua anak itu lebih besar dari ibu mereka yang sedang mengandung 30 minggu.
 __________________

Heboh… Jari Biawak Mirip Jari Manusia

BLORA- Warga Desa Sitimulyo, Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah,  gempar setelah salah seorang warganya menemukan biawak berkaki mirip dengan pergelangan tangan manusia.

Kejadian langka dan aneh tersebut langsung merebak dari mulut ke mulut hingga ke luar Blora. Warga terus berdatangan untuk melihat  biawak aneh ini dari dekat.

Sepintas tidak ada kejanggalan pada tubuh biawak yang ditemukan Sudarno (39), warga RT 05/10, Sitimulyo, Cepu, ini. Namun jika diteliti, biawak tersebut berkaki mirip seperti pergelangan tangan manusia. Ukurannya kecil seperti tangan bayi.

Sudarno mengaku tidak sengaja menerima biawak jantan dari seorang temannya yang biasa berburu di Hutan Klagen, Kedungtuban.Ketika hendak menyembelih, lelaki yang menjual sate biawak itu baru menyedari ada keanehan pada kedua pasang kaki biawak.

Selama bertahun-tahun berhadapan dengan haiwan  ini, Sudarno mengaku baru menemukan yang bentuk pergelangan kakinya seperti itu. Jari pada kaki biawak itu juga berkuku panjang.

Mendapati keanehan pada haiwan yang memiliki panjang 120 sentimeter dan berat lebih 25 kilogram itu, Sudarno pun tidak jadi menyembelihnya. Dia mengaku takut akan terjadi sesuatu meski dirinya tidak mendapatkan firasat atau mimpi sebelumnya.

Sudarno berniat memelihara biawak aneh ini dengan memberi makan katak. Dia juga tidak akan menjualnya kepada siapa pun.

Sumber :http://www.okezone.com/

Rekod Baru! Bayi Kembar Lahir di Hari yang Sama dengan Abang Kembar Mereka

Guinness World Records baru saja mencatat rekod bayi kembar yang lahir alami di hari yang sama dengan abang kembar mereka.


Orang tua yang memiliki ramai anak kadang-kadang pening kepala ketika harus membuatkan acara ulang tahun. Syukur kalau anak-anak mereka berulang tahun pada tarikh awal bulan, lebih mudah untuk mengatur gaji. Bagaimana jika punya 4 anak yang semuanya berulang tahun pada hujung bulan?

Bagi pasangan Davood Bageban dan Tracey, hal ini tidak berlaku. Mereka salah satu orang tua yang berbahagia memiliki 4 orang anak tanpa harus pusing memikirkan acara ulang tahun ke empat anaknya. Pasangan Inggris ini memiliki 2 anak kembar; kembar pertama lahir 3 tahun setelah kembar kedua. Hebatnya lagi, kedua pasang bayi kembar ini terlahir pada hari yang sama; 27 Februari. Cukup sekali setahun merayakan acara ultah mereka secara bersamaan (dailymail.co.uk).

Guinness World Records telah mencatatakan bahwa mereka adalah keluarga yang memiliki dua pasang kembar  lahir pada hari yang sama.

“Ini merupakan suatu hal yang sangat jarang terjadi dan saya merasa sangat beruntung dianugerahi bayi laki-laki kembar; Diego dan Armani,” kata Tracey yang masih kuliah sebagai mahasiswa psikologi. “Kini saya merasa terberkati setelah diberikan bayi perempuan kembar; Dolcie dan Elisia, mereka lahir di hari yang sama dengan abang mereka.”

“Saya tidak akan pernah merasa lelah untuk bekerja, kerana semua ini saya lakukan demi mereka,” kata Davood yang bekerja seharian sebagai seorang manager di sebuah kedai kecil. “Ketika tiba di rumah dan melihat betapa akurnya mereka, itu akan memberikan semangat baru untuk bekerja lebih giat lagi.”

Davood dan Tracey sedang menabung untuk persiapan acara ulang tahun ke 4 bagi Diego dan Armani, yang pertama bagi Dolcie dan Elisia, sekaligus yang pertama bagi mereka berempat, tanggal 27 Februari tahun depan.

Link artikel ini:
http://cahayaku-cahayamu.blogspot.com/2011/04/rekor-baru-bayi-kembar-lahir-di-hari.html

Hanya gadis yang perawan dan payudara besar yang boleh petik teh di ladang ni

GUSHI - Sebuah ladang teh di China hanya akan mengupah perawan untuk mengutip daun teh di ladang mereka kerana mahu mengekalkan kualiti daun itu, lapor sebuah akhbar semalam.

Gadis-gadis itu juga tidak dibenarkan mengutip daun teh dengan tangan tetapi perlu menggunakan mulut mereka untuk melakukan tugas tersebut.

Daun teh yang sudah dipetik itu perlu dimasukkan ke dalam sebuah bekas yang diikat di leher mereka.

Dalam satu iklan untuk mencari pemungut teh sepenuh masa, pihak pengurusan Ladang Jiuhua yang terletak di sini, wilayah Henan menyatakan, pemohon mesti seorang perawan dengan saiz payu dara yang agak besar.

"Mereka perlu membersihkan diri setiap kali sebelum mula bekerja dan melakukan senaman khas untuk menguatkan leher dan bibir," kata jurucakap ladang berkenaan, Li Yong.

Menurutnya, ladang itu menawarkan gaji £50 (RM249) sehari yang dianggap lumayan di China kepada gadis-gadis terbabit.

Legenda tempatan menyatakan, daun teh itu dipungut oleh pari-pari dengan menggunakan mulutnya dan minuman herba tersebut didakwa dapat mengubati pelbagai jenis penyakit. - Agensi




saya petik dari kosmo online

Ada telur sebesar duit syiling

Pelik tapi benar..
saya petik dari kosmo online

GLOUCESTERSHIRE - Seekor ayam di Britain mengeluarkan telur sebesar duit syiling 50 pence (RM2.46) yang dipercayai telur terkecil di negara berkenaan, lapor sebuah akhbar semalam.

Telur setinggi 3.3 sentimeter dengan lebar 2.5 sentimeter itu ditemui oleh seorang gadis, Chloe Heath-Byard, 15, ketika dia mengutip telur ayam di rumah neneknya di sini, barat daya England, baru-baru ini.

"Saya terkejut melihat telur ayam sekecil ini. Saiznya menyamai duit syiling 50 pence," katanya.

Chloe dan neneknya merancang untuk mengawet telur ganjil itu supaya dapat menyimpannya untuk satu jangka masa yang lama. - Agensi

Hingus wartawan ini meleleh ketika buat liputan

Kesian dia...
saya petik dari kosmo online

TORONTO - Seorang wartawan di Kanada, Saphia Khambalia merah padam apabila hingusnya meleleh dari hidungnya semasa dia membuat liputan di depan kamera dan disaksikan oleh penonton, lapor sebuah akhbar semalam.

Insiden yang memalukan itu berlaku baru-baru ini semasa wanita itu yang bekerja untuk stesen televisyen City TV News Toronto membuat laporan langsung di sebuah dewan di sini.

Ketika itu, dia membuat liputan mengenai kehadiran pelakon popular Hollywood, Charlie Sheen di bandar ini.

Semasa kali pertama hingusnya keluar, Khambalia, 23, menyapunya dengan menggunakan rambutnya tetapi sejurus kemudian, hingusnya masih lagi meleleh.

Bagi mengelakkan dirinya daripada terus malu, dia segera menamatkan laporannya apabila melihat hingusnya terus meleleh dan mengenai mikrofon yang dipegangnya. - Agensi

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved