Kereta yang disalut berlian dan emas

on 27 Mac 2011



Datuk Ini 21 Tahun Tak Boleh Tidur

DENPASAR- Boleh jadi apa yang dialami I Wayan Angga Wijaya (62), sulit ditemukan pada diri manusia normal. Bagaimana tidak, jika umumnya orang boleh sampai 6 jam terlelap dalam mimpi setiap hari, namun lelaki asal Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali ini tidak boleh tidur 21 tahun lamanya.

Datuk Angga, lelaki bertubuh pendek gemuk itu kerap disapa warga. Dia mengaku tidak mengetahui apa yang terjadi pada dirinya, sehingga tidak boleh tidur seperti orang normal.

Jika umumnya orang tidak tidur sehari saja boleh  jatuh sakit, tetapi berbeza dengan Datuk Angga yang tetap sihat segar bugar.

“Sampai ketikai ni tidak ada yang boleh menjelaskan penyakit saya ? Yang pasti saya tidak boleh tidur, itu saja keluhan saya selama ini,” katanya ditemui di kediamannya di Denpasar Timur, Sabtu (26/3/2011).

Hantar gambar hubungan seks ke Facebook

Seorang lelaki kemungkinan menghadapi dua tahun penjara setelah membuat video sedang berhubungan seks bersama seorang wanita, dan kemudian mempostingnya di Facebook.

Polis Austin AS menuduh James DeLosSantos (34) melakukan kejahatan fotografi dan rakaman visual yang tidak senonoh.

Wanita pasangannya mengatakan dia tidak tahu dirakam ketika intim hingga ia masuk ke halaman Facebook untuk mencari video yang diposting, menurut Austin News.

"Dia merakam video itu menggunakan kamera handphonenya dan menunjukkan ke polis," katanya.

DeLosSantos mengatakan wanita di video itu adalah orang lain, tetapi menolak mengungkapkan jati dirinya, menurut surat dakwaan.

DeLosSantos tidak ditahan kerana membayar jaminan US$ 5.000 dan akan dibicarakan,

Perempuan gila seks lakukan perlecehan seks kepada 8 orang budak sekolah

MELBOURNE, KOMPAS.com — Seorang perempuan gila seks yang melakukan pelecehan seksual terhadap enam anak lelaki di sekolah New South Wales (NSW), tempat dia bekerja, telah dimasukkan ke dalam penjara minima selama lima tahun.

Pengadilan wilayah NSW menjatuhkan hukuman kepada perempuan berusia 42 tahun tersebut pada Selasa (22/3/2011). "Tidak seharusnya remaja yang menjadi korban perilaku seksual ini ," kata hakim Anthony Garling.

Hakim tersebut, awal minggu ini, mencabut perintah untuk tidak menyiarkan nama Cassandra Leigh Johnson, yang dinyatakan bersalah pada Disember 2010 atas 21 pelanggaran seks yang melibatkan anak lelaki yang berusia 11 dan 12 tahun.

Sementara itu, pelanggaran yang dilakukan Johnson pada 2009 meliputi 18 kes hubungan seks. "Siapa pun yang melakukan pelanggaran harus dihukum. Saya menjatuhkan hukuman tidak mengira apa jenis kelamin terdakwa," kata hakim Garling.

Atas vonis tersebut, Garling merujuk kepada pernyataan ibu para korban pelecehan seksual terhadap kejadian yang mereka alami. Para ibu ini menggambarkan Cassandra Leigh Johnson sebagai wanita pelalap lelaki yang belum dewasa.

Hakim Garling itu menetapkan masa hukuman maksima bagi Cassandra Leigh Johnson, lapan tahun penjara.

Kerana Kelaparan, Nenek Sanggup Curi Getah

BANDARLAMPUNG, RIMANEWS – Tak kuat lagi menahan lapar wanita tua SMN, 55 tahun nekad mencuri getah . sedianya, getah curiannya itu akan dijual, hasilnya untuk membeli nasi. Namun malang bagi SMN, belum sempat menjual hasil curiannya ia sudah tertangkap.

“Nenek SMN tertangkap mencuri getah seberat  5 kilogram. Kalau di jual, harganya kira-kira Rp 15 ribu,” kata Selly Fitriani, Direktur eksekutif Lembaga Advokasi Perempuan Damar kepada wartawan, di Bandarlampung.  Menurut Selly, SMN baru kali pertama ini mencuri getah  kerana keadaannya memang sangat mendesak.

“Ia sudah tidak kuat menahan lapar, kerana beberapa hari belum makan. Ia tidak memiliki wang s untuk membeli makanan mahupun bahan makanan,” kata Selly. SMN ditangkap pihak keamanan PTPN VII unit Bergen, Tanjung Pinang Selatan. “Ketika ditangkap, nenek sedang mengambil geta,” Selly menambahkan.

Akibat perbuatannya, nenek  itu harus ditahan selama dua hari di sel tahanan polis. Namun, dengan jaminan Damar, akhirnya nenek dikeluarkan dari sel dengan dikenakan wajib lapor.

Nenek Smn  warga Wanodadi, Tanjungsari merupakan ibu rumah tangga yang terhimpit dari derasnya kebutuhan ekonomi. Suaminya dulu sempat bekerja di PTPN VII selama 20 tahun lebih. wang pencen yang diterima Rp230 ribu. Tapi karena memiliki hutang setiap bulannya yang harus dibayar, sisa gaji yang harus dinikmati hanya Rp30 ribu.

”Dengan wang sebesar itu pasti tidak boleh mencukupi  keperluann keluarga, sehingga dengan terpaksa bekerja sebagai buruh harian untuk menyambung hidup,” terang Sely. Selain wang pencen suami Smn  yang sudah tua juga masih bekerja sebagai tenaga harian di perkebunan yang sama. “Tetapi ia hanya menerima upah Rp 20/pohon. Luas lahan yang dikerjakan 0,5 hektar, ” papar Selly.

Jika hari hujan, suami Smn tidak bekerja kerana pohon licin. “Keadaan itulah yang membuat Nenek Smn nekad mencuri getah. Sudah berhari-hari suaminya tidak boleh bekerja. Dengan demikian tidak ada wang, hingga tidak boleh makan. Sedianya, getah  curian akan dijual untuk dibelikan beras.”

Ketua Departemen Reformasi, Kebijakan Gerakan Perempuan Lampung (GPL) Titin Kurniasih menambahkan  kes Smn ini rupanya hanya dilihat dari sisi legal formal dan mengabaikan sisi kemanusiaannya. Pihaknya optimistis bahawa advokasi yang akan dilakukan tidak sia-sia.

Group Bunuh Diri di Facebook Menghebohkan !

Polis menyelidiki kelompok bunuh diri beramai-ramai kedua di Facebook. Sebanyak 208 orang berkomitmen bunuh diri  akibat nilai sekolah dan tekanan orangtua.

Polis Hongkong cuba mengenali jejak pembuat Facebook berbahasa China yang mengajak anggotanya untuk melakukan bunuh diri massal. Hampir 190 orang anggotanya berkomitmen untuk melakukan bunuh diri massal pada 21 Disember.

Sekarang group kedua muncul di Facebook, dan mengajak 98 anggotanya untuk menyatakan akan melakukan bunuh diri..

Group tersebut mengatakan, “Apa ertinya hidup? Orang yang anda cintai jatuh cinta kepada orang lain. Orang dewasa selalu saja benar. Kami selalu salah. Mengapa tidak kita meninggal saja bersama?.”

Investigasi terhadap grup tersebut dimulakan setelah salah satu anggota group yang berumur 15 tahun dihentikan oleh temannya ketika dia sedang cuba melemparkan dirinya terjun di bumbung sekolah.

Ketika polis menjejaki pendiri group tersebut, seorang gadis sekolah yang mengatakan bahawa ancaman bunuh diri tersebut dilakukan hanya untuk kesenangan semata dan tidak perlu diambil secara serius.

Biro Jenayah Hong Kong menyelidiki group Facebook tersebut anggotanya tersebar di beberapa kota berjumlah 7 juta orang dan melakukan hubungan untuk mengawasi pertanda bila dimulainya bunuh diri tersebut.

Bunuh diri remaja termasuk tinggi di Hong Kong. Pakar mengatakan tekanan untuk mencapai nilai yang bagus di sekolah dan faktor orang tua menjadi salah satu pemicu.

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved