Tumpahkan Minuman ke Presiden, Peense Diadili

on 25 Mac 2011

JOHANNESBURG – Seorang lelaki di Afrika Selatan kerana tidak sengaja menumpahkan minuman ke presiden kini harus diadili.

Daryl Peense (31), mengatakan kepada pengadilan bahawa dia memang menumpahkan wiski kepada Presiden Jacob Zuma, tapi hal tersebut dikarenakan ketidaksengajaan.
Demikian seperti dilaporkan BBC, Khamis (24/3/2011).

Pengawal presiden, Funani Edgar Nemaenzhe, melihat bahawa Peense menuangkan minumannya dari balkon ke arah rombongan presiden yang sedang mengadakan pertemuan di Durban Juli lalu.

Dia mengatakan, bahawa lelaki tersebut dengan sengaja menumpahkan minumannya ke arah=presiden. Hal tersebut diungkapkan di pengadilan.

Saat insiden itu berlangsung, pengawal lainnya harus melepas jaketnya untuk melindungi sang presiden.

Sementara pengacara terdakwa mengatakan bahawa sang presiden sendiri tidak mengeluhkan kejadian tersebut.

“Terdakwa tidak berniat untuk mencederakan presiden,” ujar Jimmy Howse.(

Banduan Ini Dipaksa Berdiri Telanjang Selama 12 Jam

Tahanan di sebuah penjara Amerika Syarikat (AS) mengajukan tuntutan setelah dirinya dipaksa untuk berdiri dalam keadaan telanjang selama 12 jam, dengan tubuh hanya ditutupi dengan krim.

Sekira 29 tahanan di penjara Whitfield County, Dalton dikhabarkan dipaksa untuk berdiri telanjang dalam keadaan cuaca dingin.

David Bennett bersama dengan tahanan lain Jesus Gallardo melayangkan tuntutan ganti rugi sebesar USD5 juta.

"(Insiden) itu benar-benar memalukan," ungkap Bennett dalam tuntutannya seperti dikutip Associated Press,

Namun pihak penjara membela diri hal itu dilakukan untuk membersihkan kutu yang ada di tubuh para tahanan.
"Ada wabah kutu yang menyerang seluruh penjara, dan seluruh penghuni penjara harus dibersihkan," ungkap Kapten Wesley Lynch  dari penjara Whitfield County.

Lynch pun tidak tinggal diam dengan aksi ini. Dua pekerja dikhabarkan dikenakan hukum disiplin akibat insiden tersebut.

[Pelik] Acara 'Babi Bogel' di China

URUMXI – Ratusan orang melakukan pesta yang sangat luar biasa, mereka meluncur di atasais tanpa mengenakan pakaian.

Tapi tidak semua para peselancar tersebut tanpa pakaian, sebagian dari mereka, bahkan mengenakan kostum yang aneh, tapi hanya 22 orang saja yang cukup berani menuruni bukit salju tanpa mengenakan pakaian.

Dua lelaki terlihat menuruni bukit tanpa mengenakan pakaian di acara “Babi Bogel” yang diselenggarakan di Tianchi International Ski Resort, di Urumxi, China.

“Kami mengadakan pesta ini pada akhir musim  tapi ini merupakan acara yang terbaik,” ujar juru cakapresort.

Hadiah dari acara tersebut dimenangkan oleh Zhang Rongmin, yang berpakian setengah bugil dengan gaya Arab. demikian lapor Orange, Khamis (24/3/2011).

Sementara penghargaan ‘Kecantikan Paling Dingin’ diserahkan kepada Xie Yong, yang tidak mengenakan apapun di tubuhnya. Keduanya memenangkan hadiah merupakn wang.

Stuntman atasi rekod legenda silap mata

HEBAT LELAKI INI.
saya petik dari kosmo online


RESORT MENARA ALTON, Britain - Seorang pelagak ngeri, Rob Roy Collins menggantungkan dirinya dalam keadaan terbalik pada tiang sebuah rollercoaster di Britain seperti yang pernah dilakukan ahli silap mata legenda, Harry Houdini yang meninggal dunia pada tahun 1926 ketika berusia 52 tahun, lapor sebuah akhbar semalam.

Semasa aksi itu, Collins, 33, memakai baju pesakit mental yang ketat menyebabkan kedua-dua tangannya terikat.

Dia kemudian berjaya menanggalkan baju itu dalam masa satu minit 53 saat semasa dia berada dalam keadaan terbalik pada ketinggian 18.3 meter di udara.

Catatan itu mengatasi masa Houdini iaitu dua minit 37 saat yang melakukan aksi serupa dengan menggunakan sebuah kren di New York, Amerika Syarikat (AS).

Aksi mendebarkan itu menarik kehadiran ramai orang yang berkumpul di sekitar rollercoaster berkenaan di sini, baru-baru ini.

"Aksi ini amat mengujakan dan pada masa yang sama ia juga menakutkan. Saya menjadi pelagak ngeri selama 10 tahun tetapi ini kali pertama saya melakukan aksi 'gila' seperti ini," kata Collin selepas itu . - Agensi

Robot Transformer Nyata Hidup dan Bergerak!

TRIBUNNEWS.COM, FOUNTAIN VALLEY – Drew Beaumier (25) memukau para juri di American Idol bukan kerana suaranya yang memukau melainkan kerana kostum robot buatannya.

Kecintaan lelaki berasal Fountain Valley, Amerika Syarikat (AS) ini terhadap robot transformer membuat ia berkreasi dan mengubah dirinya menjadi “Transformer hidup”, dengan memakai kostum yang terbuat dari mainan anak-anak.

Llapan minggu bagi Drew untuk menggabungkan potongan-potongan kecil kereta Power Wheels dan spare part yang dibelinya di WalMart. Uniknya, ia berhasil menggabungkan potongan-potongan tersebut dengan lem, sehingga menjadi “pakaian” yang bisa dipakainya.

Kostum robot ini dilengkapi roda yang dipasang di lengan dan kakinya. Sehingga ia bisa menggelindingkan “mobil robot” tersebut. Dan saat ia berdiri, ia akan berubah wujud menjadi robot Transformer.

“Sejak kecil saya menggilai Transfromer. Setelah membuat kostum robot transformer ini saya ingin menghibur banyak orang,” ujarnya.

Beruntung, ia kini mampu mengumpulkan uang 300 dolar AS, yang diberikan pelancong yang ingin berfoto dengannya. (dailymail)

Biadab, Imam Masjid Sedang Imamkan Soat Ditikam dari Belakang

PEKANBARU, RIMANEWS- Abdul Karim Nasution (57), imam Masjid Al-Ikhlas, Dusun Paringonan, Desa Kumango, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, meninggal dunia ditikamYusri. Yusri membunuh Karim ketika dia itu sedang mengimamkan solat magrib.

Setelah melakukan aksinya, Yusri melarikan diri dan kini masih dikejar polis..

“Kemungkinan motif pembunuhan ini kerana ada dendam. Pelaku dan korban memang sudah saling kenal” kata Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Antoni Lumban Gaol, Rabu (23/3/2011).

Dia menceritakan ketika kejadian, korban sedang memimpin solat magrib. Ketika sedang sujud itu, pelaku yang datang secara tiba-tiba menyerang korban dengan sebilah pisau dengan terlebih dahulu melewati para makmun.

“Ketika itulah tersangka menikam pelaku. Sedangkan, para jemaah kemungkinan tidak mengetahui peristiwa  kerana dalam posisi sujud,” imbuhnya.

Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri. Sedangkan para jemaah baru sedar setelah imam masjid itu merintih kesakitan. Kerana kehabisan darah akhirnya Karim menghembuskan nafas terakhirnya.

“Kita sekarang telah membentuk pasukan untuk mengejar pelaku” terangnya Antoni lagi.(Ach/oz)

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved