Hebat nenek ni dapat melihat penipuan seorang pengemis

on 29 Jun 2015

Seorang nenek telah melihat penipuan seorang pengemis yang berlakon sebagai orang cacat. Cuba anda lihat betapa banyak wang yang diperolehi pengemis itu.














 

Isi Surat Tukang Cat Kepada Ibu Kekasihnya Yang Kaya Kini Menjadi Sensasi

on 28 Jun 2015

Status sosial memang kerap menjadi penghalang bagi pasangan yang membna hubungan cinta. Penghalang ini biasanya datang dari pihak orangtua. Apakah status sosial masih ada ertinya bagi dua orang yang jatuh cinta? Itulah pertanyaan yang diungkapkan seorang tukang cat dalam  suratnya yang bernada tulus kepada ibu sang kekasih.

Xiao Yang, lelaki berumur 20-an tahun, yang tidak ada pendidikan universiti kerana memang menghindari hal tersebut, merasa bahwa calon ibu mertuanya tidak menyukainya sebagai tukang cat.

Terlebih lagi, kekasihnya, Chen Chen, adalah seorang profesional lulusan universiti. Jadi, dia kemudian menuliskan surat yang dia kirimkan untuk ibu Chen Chen. Beginilah isi surat tersebut:

"Auntie,
Kita bertemu pada festival perahu naga. Saya melihat Anda ragu dengan saya, seperti ada kesalahfahaman antara kita. Jadi, saya ingin menuliskan beberapa kalimat agar Anda mengerti.

Saya seorang tukang cat.

Anda mengatakan, mengecat adalah pekerjaan yang kotor dan melelahkan, tetapi melakukan hal itu tidak susah atau pahit bagi saya.

Anda mengatakan mengecat tidak baik untuk tubuh, tetapi cat itu bukan sesuatu yang berbahaya.

Anda mengatakan saya bekerja dari fajar hingga senja untuk menghasilkan hanya sedikit wang, tetapi sebenarnya saya menghasilkan lebih dari mahasiswa dengan pendapatan terbatas.

Saya hanya meminta agar Anda mengizinkan saya menikahi putri Anda dan saya berjanji untuk tidak meminjam wang Anda untuk membeli rumah."

Surat itu mungkin hanya menjadi urusan peribadi keluarga, tetapi ternyata bocor di situs jejaring sosial khas China, Weibo.

Screenshot postingan surat Xiao Yang yang ditujukan kepada ibu kekasihnya, Chen Chen yang menjadi sensasi di seantero China. Sang tukang cat menuliskan surat ini dengan harapan hubungannya direstui

Surat itu dimuat naik oleh Liu Ji Sho, seorang selebriti internet di China. Postingan Liu Ji Sho yang disertai foto surat aslinya, dilihat oleh lebih dari 15 juta pengguna Weibo dan dukungan untuk Xiao Yang pun mengalir.

"Dari tulisannya Anda boleh melihat dia adalah lelaki yang sederhana dan jujur yang patut dipercayai," kata pengguna Weibo, Mou Mou Wei Wangcheng.

Seorang pengguna lain, illa1123, memberi komen, "Saya harap generasi ini boleh melakukan hal-hal baik terlepas dari kenyataan apakah mereka menghasilkan wang atau tidak. Saya tetap menolak mengatakan status sosial adalah hal penting.

"Anggapan umum adalah orang-orang China lebih memilih duduk di pejabat seharian dan menaip di komputer… pekerja 'kolar putih' seperti itu tidak berminat mempelajari teknik seni, tetapi untuk menguasai teknik seperti itu memerlukan perhatian dan kreativiti," kata Wang Mengfang.

Beberapa pengguna Weibo, yang terinspirasi oleh surat itu, mengubah kata-katanya dengan profesi lainnya, termasuk polis, jururawat, peretas, dan pendidik. Pendidikan dan status sosial tentunya merupakan isu besar di berbagai negara di seluruh dunia, termasuk China.

Calon suami sering kali diharuskan memiliki dana untuk membeli rumah bagi isterinya dan terdapat tekanan besar terhadap para remaja di China agar berhasil dalam ujian masuk universiti.

Kisah Xiao Yang dan Chen Chen menjadi tajuk pembicaraan di sejumlah media negeri itu, tetapi belum dikhabarkan apakah surat itu berhasil meluluhkan kekerasan hati ibu Chen Chen.
(China Daily, Weibo)

Lagi kisah cinta itu buta

on 25 Jun 2015

Istilah bahawa "Cinta itu buta" memang benar ada. Bagi  yang sedang jatuh cinta, terkadang boleh menjadi gelap mata. Kalau sudah benar-benar cinta maka usia, berat badan, tinggi badan hanyalah angka-angka yang tak bererti. Inilah yang terjadi kepada pasangan yang perbezaan usianya terlalu jauh.

Pasangan ini  menjadi sensasi di internet, khususnya di China kerana perbezaan usia dan fisik yang terlampau jauh. Sekilas mereka ini pantasnya menjadi ayah dan anak.

Li Kuncheng-Lin JIn en

Li Kuncheng (58 tahun), seorang penulis lagu asal Taiwan dan Lin Jing-en (18 tahun) mendadak membuat gempar kerana perbezaan usia mereka mencapai 40 tahun. Yang mengejutkan, mereka pada akhirnya memutuskan akan menikah.

Li Kuncheng-Lin Jin en

Sejak 2 tahun lalu, hubungan cinta Li Kuncheng dan Lin Jing-en menjadi pembicaraan. Ketika itu Li Kuncheng berci ntadengan Lin Jing-en yang masih bersekolah .Hubungan cinta ini ditentang oleh keluarga Lin Jing-en, khususnya sang ayah. Sang ayah tidak ingin putrinya menjalin hubungan dengan lelaki yang usianya lebih tua dibanding dirinya. Ayah Lin Jing-en berusaha sekuat tenaga mendorong putrinya untuk mengakhiri hubungan tersebut, namun gagal.



Setelah 2 tahun berlalu, Li Kuncheng memberi berita mengejutkan bahwa dirinya akan menikah dengan Lin Jing-en. Mereka akan menikah bulan November tahun depan. Pasangan ini bahkan sudah memutuskan untuk melakukan bulan madu ke Jepun kerana sama-sama menyukai budaya dari negara tersebut. Li juga mengatakan ingin memiliki anak setelah menikah nanti, dia yakin tetap sehat dan dapat membesarkan anak-anak mereka.

Li Kuncheng dan Lin Jing-en

Li Kuncheng dengan jujur mengatakan bahwa hubungan mereka seperti ayah dan anak, namun saling mencintai. Halangan terbesar dalam hubungan mereka berdua adalah restu ayah Lin Jing-en. Awalnya, ayah Lin Jing-en dan Li Kuncheng adalah teman baik. Namun setelah sang putri berhubungan dengan dengan Li Kuncheng, hubungan mereka merenggang. Demi pernikahan ini, Lin Jing-en memutuskan untuk tidak akan mengundang ayahnya di majlis pernikahan yang direncanakan.


Li Kuncheng dan Lin Jing-en tak peduli dengan gunjingan masyarakat mengenai hubungan mereka. Bahkan Li Kuncheng memiliki rancangan untuk membuat sebuah buku tentang hubungannya dengan gadis manis yang masih berusia 18 tahun.

Li Kuncheng Lin jing-en

Kita tunggu : Apakah Lin Jing-en akan menikah pada November tahun depan atau menuruti permintaan ayahnya.
(Stomp, Weibo)

Awek cun cari lelaki yang boleh menghamilkannya

on 16 Mac 2015



Elena Komleva
Walau cantik, ternyata Elena Komleva masih jomblo

Elena Komleva (29 tahun), seorang wanita cantik asal Cheliabinsk, Russia sudah bosan dengan pemintaan ibunya agar segera mempunyai anak. Sang ibu sudah tidak sabar untuk segera menimbang cucu.

Elena Komleva
Paras cantik dan tubuhnya yang seksi ini tidak serta merta membuat Elena Komleva mudah mendapatkan kekasih
Oleh karena itu Elena memasang iklan di media sosial khas Rusia, Vkontakt. Di profil Vkontakt itu, Elena menulis,” Ibu saya memerlukan cucu agar boleh memberikan baju bayi yang sudah dikumpulkannya. Tetapi belum ada laki-laki yang bersedia menikahi saya.”


“Jadi, apabila Anda masih muda, kuat dan seihat, maka silakan mendaftar. Ibu saya yang akan menyoal semua calon dan mengumumkan pemenangnya. Dia tahu lelaki seperti apa yang saya perlukan,” kata Elena.
Iklan yang dituliskan Elena itu langsung mendapatkan banyak respons.

Yuri Yuriev (28 tahun): “Hmmh, perempuan yang memerlukan bantuan, saya di sini untuk membantu.

Kuzma Tretiakov (25 tahun): Saya muda, kuat dan sehat serta siap untuk membantu.

Namun, tidak semua laki-laki berani untuk mendaftar.

Borislav Baranov (28 tahun): Saya dengan senang hati membantu, tetapi ibunya seperti mimpi buruk.


Sementara itu, Leonid Ponomaryov mempertanyakan moral terkait permintaan Elena tersebut.

Elena langsung menjawab komen Leonid, ”Tidak ada yang membuat saya malu. Saya pernah jatuh cinta dan saya juga pernah tidak bahagia.”

“Saya berharap boleh menemukan suami, tetapi saya hanya ingin laki-laki dengan biologis yang OK. Paling tidak itu akan menghentikan permintaan ibu saya,” ujar Elena.

(Daily Mail, VK)

Kakak ini ketagih hamil,sewakan rahimnya secara percuma

on 02 Mac 2015

Ketagihan itu banyak macamnya, namun keagihan yang dialami oleh wanita Inggris bernama Tara Sawyer (37 tahun) ini sungguh pelik

Apa pasal? Ia begitu keagih hamil. Ia mengatakan bahawa tak akan berhenti hamil hingga rahimnya tak boleh lagi berfungsi.

Tara sawyer
Tara bersama suaminya, Matt Sawyer

Saat ini Tara telah memiliki empat anak yakni Rebecca (14), Harrison (12), dan kembar Jack dan Noah (4). Meski Tara sudah berhenti memiliki anak kandung, ia sekarang memilih menyewakan rahimnya (surrogate) secara percuma kerana ketagih hamil.

"Surrogate sangat adiktif," katanya. Apabila dihitung dengan kelahiran anak kandungnya, secara total ia sudah melahirkan sebanyak 7 kali. Untuk sewa rahim, Tara melahirkan tiga kali dalam dua tahun terakhir.

Wanita Kecanduan Hamil
Tara dan Matt, bersama keempat anak mereka

Sawyer begitu bahagia ketika hamil sehingga ia tak mengenakan biaya apapun untuk menyewakan rahimnya. Padahal, ia berhak mendapatkan biaya sebesar US$ 25.300.

Ketika banyak orang melihat ketagihan Sawyer itu ekstrem, para profesional kesihatan mental mengakui bahwa itu sudah terjadi selama bertahun-tahun.

Dr. Carole Liberman, seorang psikiater asal Beverly Hills, mengemukakan perihal ketagihan aneh ini. "Wanita yang terobsesi menjadi hamil secara harfiah adalah mengisi kekosongan di dalam dirinya, sama seperti pecandu alkohol dan narkoba yang menggunakan zat itu untuk mengisi kekosongan psikologis,".

Tara Sawyer
Setiap kali hamil, Tara selalu mendokumentasikan kehamilannya

Sawyer berbicara ke suaminya tentang kecanduan hamilnya usai kelahiran bayi kembarnya. Saat itu, sang suami mendengarkan ideanya menyewakan rahimnya.

Keagihan canduan hamil tak hanya dialami Sawyer, seorang wanita bernama Liz juga mengalami hal yang sama. Tapi, keagiahannya itu membuat pernikahannya di ambang perceraian.

Kita menjadi berfikir, apakah ia tidak takut terkena penyakit berjangkit kerana hamil oleh sperma laki-laki yang latar belakangnya tidak jelas?
(Daily Mail, Kickerdaily)

Arkib Blog

 
© borak kosong All Rights Reserved